HETANEWS

Virus Corona untuk Membasmi Umat Muslim di Wuhan? ini Jawabannya

Warga beraktivtas dengan memakai masker di Shanghai, China. - Reuters

Jakarta, hetanews.com - Di tengah upaya keras pemerintah mengantisipasi dan mengatasi Virus Corona baru atau 2019 n-CoV, ternyata ada masalah lain, yakni berbagai berita hoaks yang membuat masyarakat resah.

Dilaporkan di berbagai "flatform" media sosial, Senin (27/1/2020), tersebar sejumlah berita diduga hoaks yang kian gencar beredar.Mulai dari isu senjata biologis, warga sebuah daerah sudah terinfeksi, dan yang terbaru beredar di berbagai "flatform" media sosial bahwa Virus Corona sengaja disebarkan untuk memusnahkan kaum muslim di Wuhan.

Dalam tulisan yang menyebut sumber dari Pengamat Asia Dr. Ainal Khan bahwa bahwa setelah Uyghur maka Pemerintah Komunis China memang mentargetkan membasmi habis pertumbuhan Muslim di Wuhan.Disebutkan sahabat Nabi pernah ke sana membangun kekhalifahan dan masjid-masjid tumbuh pesat.

Faktanya, beredar bantahan akan hal itu disertai tautan yang mempertegas bahwa berita itu hoaxs. Misalnya, Wuhan disebut memiliki penduduk Muslim sangat banyak.

Setelah dicek https://en.wikipedia.org/wiki/Wuhan#Religion, Muslim di Wuhan hanya 1,6 persen dari 11 juta penduduk Wuhan. Muslim masih kalah jumlah dengan Kristen yang hampir 3 persen. Mayoritas penduduk Wuhan adalah Atheis hampir 80 persen.Nama Pengamat Asia Dr.Ainal Khan ternyata cek di google, tidak ada berita, jurnal ilmiah atau video tokoh ini. Berarti fiktif.

Disebut masjid banyak di Wuhan ternyata hoaks.

Dalam situs https://www.chinahighlights.com/travelguide/muslim-china/mosque-in-china.htm terdapat lima masjid tertua di China (termasuk Hongkong)  dan tidak disebutkan Masjid di Wuhan.

1.Niujie Mosque di Beijing
2.Kowloon Islamic Center in Hong Kong (South China)
3.Idgar Mosque in Kashgar, Xinjiang Province
4.The Great Mosque in Xi'an
5.Dongguan Giant Mosque, Xining, Qinghai Province, West China.

Sumber: bisnis.com

Editor: tom.