HETANEWS

Karyawan PDPAUS Gerah Dengan Sikap Walikota Hefriansyah

Para karyawan PDPAU duduk dibelakang saat paripurna DPRD Siantar digelar, Senin 27 Januari 2020.

Siantar, hetanews.com – Setelah melakukan protes dengan pemasangan spanduk, para karyawan PDPAUS datangi rapat Paripurna DPRD Pematangsiantar di gedung Harungguon Bolon, Senin (27/1/2020) siang.

 Para karyawan berharap Fraksi di DPRD Pematangsiantar menampung aspirasi mereka terkait status 273 pegawai PDPHJ yang sampai saat ini tidak dipekerjakan.

Para pegawai yang sudah 4 tahun ini tak bekerja, mengaku sudah berupaya beraudiensi dengan jajaran direksi PDPAUS. Hanya saja  ditemui jalan buntu hingga mereka menyurati Walikota Hefriansyah.

Baca juga: Pegawai PD PAUS Tak Jadi Rapat Bersama Direksi

Namun Walikota Hefriansyah selaku pemilik perusahaan tak kunjung menerima audiensi hingga membuat para karyawan gerah.  Lalu mereka kemudian membuat spanduk protes.

“Kami sudah melayangkan surat audiensi ke Walikota, tapi sampai saat ini audiensi kami belum diterima,” ujar J Sitio, ditemui di perkantoran DPRD Senin siang.

Tak sampai disitu, para karyawan juga menyurati DPRD Pematangsiantar untuk audiensi. “Kami juga sudah menyurati DPRD untuk beraudiensi. Sudah dua kali tapi belum ada panggilan untuk audiensi,” sambung Arifin Naibaho.

Ketua Komisi II DPRD, Rini Silalahi belum menerima pemberitahan mengenai surat yang dilayangkan para karyawan PDPAUS. “Gak ada sampai suratnya ke kita,” ujar Rini.

Pun demikian, kata Rini, pihaknya dari Fraksi Golkar juga mengajukan hak angket atas persoalan manajemen 2 perusahaan daerah yakin PDPHJ dan PDPAUS yang disebut bobrok. 

Baca juga: Ribut Pegawai PD-PAUS Tuntut Gaji: Teman Kami Meninggal Karena Gak Makan

Penulis: gee. Editor: edo.