HETANEWS

Walikota Hefriansyah Disebut Lakukan Penistaan Berkelanjutan

Pengunjuk rasa dari etnis Simalungun pada Kamis 19 April 2018 .

Siantar, hetanews.com – Walikota Hefriansyah disebut melakukan penistaan etnis Simalungun secara berkelanjutan. Hal itu disampaikan Fraksi PDIP DPRD  Pematangsiantar saat penyampaian pemandangan fraksi tentang pengajuan hak angket.

Ketua Fraksi PDIP, Suandi Apohman Sinaga,dalam penyampaian fraksi-nya memberi penjelasan tentang pengajuan hak angket dalam rapat paripurna DPRD, Senin (27/1/2020) siang.

Salah satu poin yang mendasari pengajuan hak angket tersebut ialah Walikota Hefriansyah diduga telah melakukan penistaan etnis Simalungun di Pematangsiantar secara berkelanjutan.

Baca juga: Hasil Angket DPRD 2018 Penting Ditindaklanjuti

“Dugaan penistaan etnis Simalungun ini maksudnya ditemukan lagi bukti penistaan dengan mangkraknya  tugu Sang Naualuh di Lapangan Adam Malik,” katanya Suandi ditemui usai paripurna.

Dijelaskan lebih lanjut, mangkraknya pembangunan tugu tersebut merupakan penemuan bukti baru, dari dugaan penistaan etnis Simalungun oleh Walikota Hefriansyah pada Hak Angket DPRD 2018 lalu. Menurut Suandi, perkara tersebut dapat diungkit kembali.

“Mangkraknya pembangunan tugu Sang Naualuh adalah bukti baru. Sehingga perkara dugaan penistaan etnis bisa diungkit lagi,” jelasnya.

Penyelidikan yang dilakukan oleh Pansus Hak Angket DPRD pada tahun 2018 atas dugaan penistaan oleh Walikota terhadap etnis Simalungun, kata Suandi  sudah memberikan jawaban.

“Hasilnya itu, betul ada penistaan. Tapi paripurnanya tidak quorum. Jadi bisa dibuka kembali dengan penemuan bukti baru ini,” ungkapnya.

Baca juga: Hasil Panitia Hak Angket DPRD Siantar, Hefriansyah Dimakzulkan

Penulis: gee. Editor: edo.
Komentar 1
  • Johan Ananda
    Kita buktikanlah hebatnya dewan perwakilan rakyat daerah siantàr.. apakah mereka mampu menjadi dprd best of the best nya sia tar man yg melegenda di nusantara