Simalungun, hetanews.com - Warga di sekitaran jalan lintas Siantar - Tanah Jawa, tepatnya di area perkebunan PTPN lV, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, menemukan seekor babi yang diduga terjangkit virus hog cholera.

Ironisnya, babi tersebut ditemukan masih hidup, namun tak berdaya, pada Senin (27/1/2020) pagi tadi. Menurut warga, babi tersebut memang sengaja dibuang pemiliknya karena terinfeksi virus hog cholera.

Babi tersebut  dibuang oleh seseorang yang tak mereka kenal, dengan menggunakan mobil pribadi.

"Ini yang tadi pagi, kami lihat entah jatuh atau memang sengaja dibuang dari mobil pribadi. Kalau memang babi ini sehat, nggak mungkin dibuang, apalagi posisinya masih hidup. Pasti udah kena virus cholera itu,"ujar pria perperawakan kurus ini.

Masih di lokasi yang sama, seorang pengendara juga mengatakan, bahwa di jembatan Maningkring, lewat pembibitan kelapa sawit, terdapat dua goni berukuran besar, yang telah dihinggapi lalat, dan beraroma bau busuk, diduga bangkai babi.

"Di pinggir jalan itu juga ada goni besar, udah dihinggapi lalat, dan udah bau busuk, mungkin itu bangkai babi juga,"tambahnya.

Hingga saat ini, babi tersebut masih berada di area pinggir jalan, dekat dengan perkebunan kelapa sawit PTPN lV, tak jauh dari Kantor PPKS Marihat.