HETANEWS

Mimpi Sunda Empire: Undang Iriana Jokowi ke WWWC

Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat menghadiri ASEAN-RoK K-Beauty Festival

Bali, hetanews.com - Sunda Empire ingin mengundang Ibu Negara Iriana Jokowi dalam acara World Wide Women Conference (WWWC) yang akan mereka gelar pada 15 Juni di Bandung, Jawa Barat.

Sunda Empire berharap seluruh ibu negara, kepala negara atau pejabat negara berjenis kelamin perempuan dapat menghadiri acara tersebut.

“Ya pasti dong. Ibu Negara, Ibu (Iriana) Jokowi yang saya hormati. Pasti (diundang),” kata petinggi Sunda Empire HRH Ki Ageng Ranggasana di Denpasar, Bali, Jumat (24/1). Rangga mengaku berada di Bali untuk menggodok acara itu.

Rangga mengatakan undangan secara resmi belum disampaikan kepada Istana atau Iriana dengan dalih Sunda Empire masih melakukan persiapan.

“Belum, kan lagi digodok semuanya, undangannya. Ini baru rapat di mana persetujuan-persetujuan yang apa akan hadir dan mempersiapkan fasilitas yang disiapkan. Alhamdulilah sekarang sudah mencapai 60 persen,” klaim Rangga.

Rangga menyebut, acara ini adalah acara pengantar sebelum Kongres Sunda Empire yang akan digelar pada 15 Agustus mendatang di Bandung. Dalam acara ini akan dibahas beberapa poin tentang peranan perempuan dalam perdamaian dunia. Dia sesumbar ada 176 perwakilan negara yang akan hadir.

“World Wide Women Conference itu adalah konferensi wanita sedunia oleh Sunda Empire dalam rangka persiapan 15 Agustus 2020. Tujuan World Wide Women dimasukkan dalam ketetapan peran wanita pada misi perdamaian dunia. Jadi mereka yang hadir adalah seluruh ibu negara atau kepala negara,” ujarnya.

Salah satu pokok yang akan dibahas dalam konferensi itu adalah misi kesejahteraan dan kewenangan dari ibu negara atau kepala negara perempuan untuk pencabutan senjata dan nuklir.

Iriana Jokowi di KTT Asean-RoK
Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat menghadiri ASEAN-RoK K-Beauty Festival.

“Peranan perempuan dia kan punya peranan penting dari negara-negara. Jadi, isu yang kita angkat pasti membuat ketetapan ibu negara pun menetapkan pencabutan senjata dan nuklir. Mereka juga menginginkan dunia ini damai. Apalagi ada isu penyebaran penyakit dan sebagainya dan ini juga harus jadi sikap ibu yang bagaimana merawat anak dan cucunya kan. Jadi rapat ini akan dibahas di sana, kesejahteraan,” kata Rangga.

Rangga mengaku tak ingin rapat internal ini diliput oleh media. Dia beralasan, ada perwakilan kerajaan Malaysia yang kurang nyaman dengan potret kamera. Dia juga menyeut WWWC akan ditutup di Malaysia.

“Rapatnya nanti malam internal, tertutup,” kata dia.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.