HETANEWS

Alasan Hewan Liar Diduga Jadi Penyebab Utama Wabah Virus Corona

Ilustrasi virus corona.

China, hetanews.com - Baru-baru ini, sebuah riset terbaru dari Journal of Medical Virology mencoba mengungkap sumber wabah virus corona di Wuhan, China. Dalam riset tersebut, peneliti berkesimpulan bahwa virus corona jenis baru (2019-nCoV) kemungkinan berasal dari ular.

Temuan ini didapat setelah peneliti menganalisis urutan genetik dari novel coronavirus dan membandingkannya dengan urutan genetik dari 200 lebih jenis coronavirus di seluruh dunia. Seluruh jenis coronavirus ini pernah menginfeksi hewan liar seperti unta, kucing, dan kelelawar.

Hal berbeda datang dari hasil penelitian dari sekelompok ilmuwan Wuhan Institute for Virology yang dipimpin Zheng-Li Shi. Dalam penelitian ini, tim berhasil mendapatkan rangkaian genetik corona virus Wuhan dan mengurainya untuk melihat kecocokan dengan jenis virus lain. Sampel virus didapat dari 24 pasien yang terjangkit di Wuhan, Shenzhen, dan beberapa kota lainnya.

  virus corona, Kota Wuhan, China diisolasi
Petugas berjaga di Pasar Ikan Huanan yang diisolasi akibat virus corona di Wuhan, China.

Hasil analisis mengungkap, 96 persen susunan genetik virus identik dengan virus corona yang umumnya menginfeksi kelelawar. Berbagai laporan menyebut lokasi pusat wabah di Pasar Seafood Huanan menjual berbagai hewan liar dan eksotis, kelelawar kemungkinan menjadi salah satunya.

“Inang alami coronavirus Wuhan bisa jadi kelelawar, tetapi antara kelelawar dan manusia mungkin ada perantara yang tidak diketahui,” ujar peneliti dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip South China Morning Post.

Adapun virus corona Wuhan masih satu keluarga dengan SARS-Cov yang mewabah pada 2003. Kedua jenis virus corona ini memiliki reseptor yang sama untuk menyerang sel-sel pernapasan manusia.

Selain itu, virus corona Wuhan juga menargetkan protein yang disebut ACE2. Peneliti menyebut virus corona Wuhan relatif lebih lemah dari SARS, namun protein virus corona Wuhan dianggap memiliki ikatan kuat terhadap ACE2 manusia.

Sejauh ini, wabah virus corona yang mulai merebak pada Desember 2019 telah menewaskan 25 orang. Pasar Seafood Huanan diduga kuat menjadi tempat virus menyebar pertama kali. Pasar basah ini menjual kebutuhan sehari-hari, namun yang lebih ekstrem, beberapa pedagang menjajakan hewan liar termasuk anjing, burung merak, dan berang-berang, sebagian besar untuk tujuan dikonsumsi.

Direktur Jenderal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, Gao Fu, mengonfirmasi pasar tersebut sebagai sumber wabah. Gao menyebutkan tantangan menghadapi virus corona novel disebabkan virus dapat beradaptasi dan bermutasi.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.