HETANEWS

Uluwatu Tetap Jadi Favorit di Bali, Meski Harga Tiket Naik

Tari Kecak, budaya Bali dengan penuh sejarah. (foto/fani)

Bali, hetanews.com - Liburan ke Bali memang tidak lengkap rasanya kalau tidak menonton tari Kecak, budaya Bali dengan penuh sejarah. Pertunjukan tarian ini, meruapan salah satu destinasi wajib yang harus dikunjungi saat berlibur ke Bali, Rabu (22/1/2020), lalu.

Tari Kecak adalah pertunjukan dramatari seni khas Bali yang lebih utama menceritakan mengenai Ramayana dan dimainkan oleh laki-laki.

Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak" dan mengangkat kedua lengan, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera, membantu Rama melawan Rahwana.

Namun, Kecak berasal dari ritual sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.

Untuk lokasi menonton pertunjukan tarian ini, wisatawan luar maupun lokal bisa langsung datang ke Uluwatu yang berada di Bali Selatan.

"Karena sekarang tempat menonton pertunjukan tarian khas Bali ini sudah banyak dan ramai, tapi di Uluwatu menyajikan tempat dan waktu yang sangat strategis. Pertunjukan dimulai pukul 18.00 WITA, sambil menikmati hangat terbenamnya sang mentari, jelas salah satu Tour Guide dari Baronda Bali Tour.

Untuk harga tiket pertunjukan di Uluwatu, akhir 2019 lalu, masih dibandrol Rp.100.000, tapi memasuki awal Tahun 2020, tepat 1 Januari kemarin, harga tiket sudah naik menjadi Rp. 150.000,- tapi itupun tak menurunkan jumlah wisatawan yang datang tiap harinya.

"Kalau Uluwatu mah tetap jadi favoritenya wisatawan, walaupun harga sudah naik, tapi setiap hari walaupun hari kerja tetap ramai tamu yang datang,"ujar  Tour Guide itu.

Penulis: tim. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.