HETANEWS

Melihat Patung Bung Karno di Kabupaten Tabanan yang Sempat Jadi Polemik

Patung Bung Karno, di Kabupaten Tabanan atau tepatnya di Kecamatan Kediri, Kamis (23/1/2020). (foto/fani)

Bali, hetanews.com - Patung sang proklamator Bangsa Indonesia, Bung Karno, jug ada di Kabupaten Tabanan atau tepatnya di Kecamatan Kediri, Kamis (23/1/2020).

Kabarnya, patung itu dibuat dengan bahan berlapis perunggu, dengan total keseluruhan anggaran yang dihabiskan, diperkirakan mencapai Rp 26 Miliar.

Sebelum dibangun patung Bung Karno ini dari tahun 1992, telah dibangun patung Wisnu Murti terlebih dahulu yang memiliki nilai sebagai simbol budaya dan agama Hindu di Bali.

Karena patung Wisnu Murti, dibangun di perempatan jalan yang dalam istilah Bali, disebut catus pata, maka keberadaan patung tersebut lambat laun memiliki fungsi ganda.

Selain menjadi salah satu ikon Kabupaten Tabanan, juga menjadi sakral, karena terdapat ritual agama Hindu di areal patung tersebut berada.

Akan tetapi, pada tahun 2013, tiba-tiba patung Wisnu Murti tersebut dibongkar dan diganti dengan patung Bung Karno.

Penggantian tersebut, sempat menjadi polemik di masyarakat, dimana sebagian besar masyarakat merasa tidak terima dengan digantinya patung Wisnu Murti yang merupakan simbol agama Hindu di Bali, dengan patung Bung Karno yang dianggap sebagai simbol dari manusia.

Karena pembangunan ini, terjadilah kasus yang sesuai dengan judul penelitian yaitu “Penggusuran Simbol Dewa dengan Manusia: Kasus Penggantian Patung Wisnu Murti dengan Patung Bung Karno di Perempatan Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali”.

Penulis: tim. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.