HETANEWS

Inspektorat Lakukan Observasi Ungkap Pelaku Pungli

Siantar, hetanews.com - Plt Inspektorat Pematangsiantar, Junaidi Sitanggang, menyarankan pegawai Puskesmas memberitahu dan melapor jika mengalami pungli. Selain memeriksa, Inspektorat juga melakukan observasi untuk menyelidiki dugaan pungli.

"Kita lakukan pendataan awal. Masih klarifikasi, observasi. Kalau kita temukan nanti penyalahgunaan kewenangan kita tindak nanti melalui pelanggaran disiplin,", kata Junaidi, dihubungi, Kamis (23/1/2020).

Pangkal pemeriksaan inspektorat berawal dari desas desus pegawai Puskesmas atas dugaan Pungli. Dari informasi itu dilakukan pendataan awal.

"Yang ada desas desus langsung kita kejar biar jangan sampai beredar dan kita antisipasi," ucapnya.

Jika ada pegawai yang mengaku mengalami pungli, diharapkan segera melapor ke Inspektorat. Pihaknya akan menerima dengan baik laporan tersebut.

"Suruh melapor secara resmi sama kita. Jangan ngomong diluar. Tapi sebaiknya tanggung jawab dan dilaporkan sama kami langsung kami limpahkan ke APH [Aparat Penegak Hukum]," paparnya.

Meski demikian, pihaknya masih melanjutkan pemeriksaan hingga dapat membuktikan adanya pungli tersebut.

"Masih berlanjut observasinya sampai benar-benar terbukti. Kalau tidak terbukti kita tutup. Kalau ada yang melapor siapa oknumnya kita periksa intens," jelasnya.

Sejauh ini pihaknya pun sudah memeriksa satu per satu pegawai Puskesmas untuk mencari tahu siapa dalang dari pungli tersebut.

"Hampir seluruh pegawai kita periksa. Kan ada cerita cerita pegawai, jadi yang mana itu orangnya itu, kan gitu. Jadi kita perlu identifikasi. Kalau ada melapor ke kita secara resmi dan ada oknumnya kita bisa periksa lebih lanjut," jelasnya 

Pemeriksaan dilakukan bukan hanya dari objek pungli Biaya Operasional Kesehatan [BKO] pegawai Puskesmas. Inspektorat juga mencari indikasi indikasi lain.

"Bukan hanya objek itu [BKO]. Tapi banyak, apa indikasinya. Misalnya pungli terhadap pasien. Kita [Inspektorat] juga sekaligus pencegahan dan pembinaan," urainya.

Baca juga: Terendus Pungli Modus Uang Arisan di Puskesmas

Editor: edo.