HETANEWS

Eka Pikir-pikir Usai Divonis 4,6 Tahun Penjara

Petugas menggiring terdakwa keluar dari sel. (foto/ ay)

Simalungun, hetanews.com - Eka Hotdi Anugrah Purba (21), pemilik 0,04 gram sabu, divonis 4,6 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 3 bulan penjara.

Putusan hakim, Novarina Manurung yang dibacakan dalam persidangan, Kamis (23/1/2020),  lebih ringan dari  tuntutan jaksa.

Sebelumnya, terdakwa dituntut 5 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 3 bulan penjara oleh jaksa Barry Sugiarto SH.

Terdakwa dinyatakan  terbukti memiliki sabu, melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum menguasai narkotika.

Terdakwa mengaku baru saja membeli sabu dari Rey Purba (DPO) seharga Rp100 ribu untuk dipakai.

Usai menerima sabu di SMP Negeri 1 Purba, Kelurahan Tiga Raja, pada Sabtu, 31 Agustus 2019, lalu, terdakwa melintas di jalan Umum Tiga Runggu-Kabanjahe dan ditangkap petugas yang telah mendapatkan informasi. Sepaket sabu disita dari pijakan kaki sepeda motor Vario yang dikendarai terdakwa.

Hakim menyatakan, sepaket sabu dimusnahkan, sedangkan Honda Vario tanpa plat dinyatakan dirampas untuk negara.

Didampingi pengacara Harfin Siagian SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa menyatakan pikir-pikir.

Persidangan dibantu panitera Martin Sitorus SH, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.