HETANEWS

Muhammad Uchida, Sepak Bola dan Muay Thai

Bek Persija Jakarta U-18 Muhammad Uchida Sudirman. (Foto Antara/Michael Siahaan)

Jakarta, hetanews.com - Bek belia Persija Jakarta Muhammad Uchida mengklaim lebih mengutamakan sepak bola daripada muay thai. Itu dia katakan meski mampu menyumbang perunggu lewat cabang olahraga muay thai nomor wai kru di SEA Games 2019.

“Jika harus memilih, saya lebih memilih sepak bola,” ujar Uchida di Kantor Persija, Rabu (22/2/2020)Ada alasan emosional yang membuat pesepak bola berusia 16 tahun itu lebih memilih sepak bola. Menurutnya, itu terjadi karena kedekatannya dengan sang paman, Muhammad Ayyub Khan, yang merupakan legenda PSM Makassar.

Ayyub meninggal dunia karena serangan jantung pada 2015 silam. Sebelum wafat, Ayyub sempat berbincang panjang dengan Uchida tentang pengalamannya di lapangan hijau. Kemudian, Ayyub juga memberikan baju-baju yang pernah dikenakannya selama merumput.
 
“Saya tidak mengetahui mengapa dia melakukan itu. Namun, satu minggu setelahnya, paman meninggal dunia,” kenang remaja yang memperkuat timnas U-16 di Piala Asia 2018 itu.
 
Meski lebih condang ke sepak bola, Uchida juga menjelaskan bakal tetap serius menggeluti muay thai yang sudah di dipraktikkannya sejak berusia 10 tahun. Dia bahkan berencana tampil membela DKI Jakarta di PON 2020 lewat cabor muay thai.
 
“Latihan sepak bola dan muay thai nanti diselang-seling. Lagi pula, muay thai tidak hanya pukul-pukulan. Ada latihan di gym dan lain-lain. Muay thai memberikan kepercayaan diri, melatih kekuatan dan kondisi fisik. Jadi semuanya berkaitan,” tutup Uchida. 

Sumber: medcom.id

Editor: tom.