HETANEWS

8 Orang Mahasiswa Diserahkan Dosen UHN Siantar ke Polisi Karena Diduga Pakai Ganja

Beberapa mahasiswa ketika hendak dibawa petugas dari Universitas HKBP Nommensen Siantar. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Sebanyak delapan orang mahasiswa, 2 dari Universitas HKBP Nommensen (UHN) Siantar, 4 mahasiswa USI dan dua lagi mahasiswa Jogja (2 Universitas,red), diamankan Sat Narkoba Polres Siantar, karena diduga menggunakan narkotika jenis ganja, Selasa (21/1/2020), di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur.

Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP David Sinaga, ketika dikonfirmasi mengenai delapan orang yang diamankan, mengatakan, bahwa kedelapan mahasiswa itu sebenarnya diserahkan oleh dosen universitas tersebut.

"Sebenarnya bukan ditangkap, dosen yang menyerahkan ke kita, karena kepergok menggunakan diduga narkotika jenis ganja di belakang kampus," ujar Kasat Narkoba, ketika berada di depan ruangannya, Rabu (22/1/2020).

Dan saat dilakukan tes urine, semua positif menggunakan narkotika jenis ganja dan delapan orang yang diamankan akan diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Siantar, tambahnya.

"Sudah kita tes urine, setelah diserahkan ke kita dan semuanya positif menggunakan narkotika jenis ganja, tapi pada saat diserahkan, barang bukti tidak ada ditemukan oleh dosen mereka," ungkapnya.

Karena tidak ada barang buktinya, jadi akan kita serahkan ke BNNK Siantar dan pihak keluarga masing-masing juga telah datang kesini (Polres Siantar), ujarnya lagi.

Terpisah, Humas BNNK Siantar, Joko Sirait, ketika dikonfirmasi wartawan, membenarkan delapan mahasiswa yang diamankan dari UHN tersebut.

"Benar dan semua itu seperti mahasiswa. Tapi pada saat diamankan, barang bukti tidak ada dan mereka memang positif menggunakan narkotika dan rencananya mereka akan dibawa ke sini (BNNK) Siantar untuk dilakukan rehabilitasi,"ujar Joko Sirait melalui pesan whatsapp.

Penulis: res. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.