HETANEWS

Jual Beli Sabu, Dua Warga Siantar Divonis 6 Tahun Penjara di PN Simalungun

Dua terdakwa berjalan meninggalkan ruang sidang, usai dituntut 6 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Rahmat Gulo als Rahma (38), warga Kecamatan Siantar Martoba, terbukti membeli sabu dari terdakwa Dikky Dinata Peranginangin (32), warga Kecamatan Siantar Utara, masing - masing divonis 6 tahun penjara, denda Rp1 Milyar subsider 3  bulan penjara.

Putusan hakim, Hendrawan Nainggolan, Nasfi Firdaus dan Mince Ginting, konform (sama) dengan tuntutan jaksa, Dedy Chandra Sihombing, yang dibacakan dalam persidangan, Rabu (22/1/2020) PN Simalungun.

Keduanya dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. "Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika,"kata hakim.

Berdasarkan fakta yang terungkap dalam persidangan, Rahma Gulo, ditangkap di jalan Asahan Simalungun, pada Selasa (2/7/2019) lalu, dengan barang bukti 2 paket sabu seberat 0,32 gram (bruto). Narkotika jenis sabu itu, diakui dibeli dari terdakwa Dikky, paket Rp200 ribu, di lokasi rel Kereta Api, belakang Pasar Horas Siantar.         

Gulo membeli sabu ditemani Adi (melarikan diri) saat melihat petugas di jalan Asahan. Selain sabu, polisi juga menyita ponsel dari saku terdakwa Gulo yang digunakan untuk transaksi sabu.         

Untuk pengembangan, terdakwa Gulo diperintahkan petugas memesan sabu lagi kepada Dikky. Hingga Dikky juga berhasil diringkus, di rumah kontrakan, jalan Mataram I Siantar. 

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.