HETANEWS

Kapolres Simalungun Pimpin Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana

Kapolres bersama Bupati dan Dandim 0207/Simalungun saat memeriksa perlengkapan.

Simalungun, hetanews.com- Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu, S.I.K, M.Si, pimpin langsung kegiatan apel kesiapsiagaan TNI - Polri dan instansi terkait, dalam rangka penanggulangan bencana, di wilayah Kabupaten Simalungun, Selasa (21/1/2020) lalu, pukul 09.00 WIB, di Lapangan Apel Kantor Bupati Simalungun, Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun.

Apel tersebut, juga diikuti Waka Polres Simalungun, para Kabag, Kasat, serta Kapolsek sejajaran dan anggota Polres Simalungun.

Dan tampak juga Bupati Kabupaten Simalungun, Dr. JR. Saragih, S.H.,M.M., bersama Unsur Forkopimda Simalungun, Dandim 0207/ Simalungun, Ketua DPRD Simalungun,Dan Denpom 1/1 PS, Dan Kie 2 Yon B Brimob Pematangsiantar, para pimpinan SKPD, dan seluruh undangan serta peserta apel, TNI-POLRI, BPBP, Basarnas,  P2K, Satpol PP, Dinkes, BMKG, dan PMI Kabupaten Simalungun.

Kapolres dalam amanatnya mengatakan, bahwa Kabupaten Simalungun merupakan kabupaten yang rawan terjadinya bencana banjir dan longsor, khususnya pada musim penghujan.

Di Simalungun, wilayah yang dianggap rawan terkena banjir, antara lain, Serbelawan, Perdagangan, dan Tanah Jawa.

Dan wilayah yang dianggap rawan terjadinya longsor adalah Tanah Jawa, Dolok Panribuan dan Parapat.

“Untuk itu, kita semua yang ada di tempat ini secara bersama - sama melakukan kesiapsiagaan dan mengotimalkan seluruh potensi yang ada untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana tersebut,” ucap Kapolres.

Foto bersama usai apel.  

Maka Kesiapsiagaan itu diwujudkan dalam bentuk apel kesiapan tanggap bencana (Aman Nusa II Tahun 2020 ) yang hari ini digelar, di lapangan kantor Bupati Simalungun Pamatangraya, dengan melibatkan + 500 peserta.

Selain menghadirkan personel dari lintas sektoral, juga disiagakan peralatan, antara lain, escavator, soft louder, dump truck, mobil pemadam kebakaran, ambulans jenazah, perahu karet, terpal, hingga peralatan dapur.

''Penanggulangan bencana dan pengurangan risiko bencana merupakan tanggung jawab semua pihak. Oleh karena itu, kerjasama antara pemerintah dan pihak nonpemerintah merupakan hal penting dalam upaya pengurangan risiko bencana, “tambah Kapolres.

Maka melalui apel siaga ini, diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang cukup, sesuai fungsi dan peran masing-masing, guna menunjang tugas dan pengabdian kepada masyarakat.

“Apel siaga bencana ini juga sangat berguna untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat di wilayah rawan bencana, agar masyarakat dapat mengerti, memahami dan dapat melakukan tindakan cepat dan tepat saat terjadi bencana,”tambahnya.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel serta pemangku kepentingan yang telah terlibat dalam kesiapan tanggap bencana, di wilayah Kabupaten Simalungun.

Penulis: tim. Editor: gun.