HETANEWS

Pemilik 2 Paket Sabu Diganjar 5 Tahun Penjara

Terdakwa tunduk saat digiring petugas meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Abdulrani Syahputra Nasution (41), diganjar 5 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 3 bulan penjara, di PN Simalungun, Rabu (22/1/2020).

Vonis hakim yang dibacakan Hendrawan Nainggolan, selaku ketua majelis, sama dengan tuntutan jaksa, hanya subsidernya saja, diringankan 3 bulan.

Hakim sependapat dengan jaksa, Dedi Chandra Sihombing, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotika golongan satu bukan tanaman.

Menurut hakim,  warga kampung Lalang, kelurahan Serbelawan, kecamatan Dolok Batunanggar ini, ditangkap Polsek Serbelawan, pada Selasa, 20 Agustus 2019, lalu, pukul 12.00 WIB dari SPBU Sigagak, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok.

Dari terdakwa, petugas menyita 2 paket sabu yang diakui dibeli dari Riki (DPO).

Penangkapan terhadap terdakwa, berdasarkan informasi yang diterima petugas dari masyarakat, jika terdakwa sering memiliki narkotika. Saat ditangkap petugas, terdakwa pasrah dan langsung diamankan bersama barang bukti sabu.

Dalam persidangan sebelumnya, terdakwa sempat menangis karena dituntut 5 tahun oleh jaksa. Menurut hakim, bahwa hal yang memberatkan, karena perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika.

Sedangkan hal meringankan, terdakwa bersikap sopan dan belum pernah dihukum. Persidangan dibantu panitera, Jonni Sidabutar SH, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.