HETANEWS

Pimpin Apel Siaga, Akhyar Minta Tingkatkan Kewaspadaan

Pelaksana Tugas Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, pimpin apel siaga di lapangan Istana Maimu

Medan, hetanews.com - Pelaksana tugas Walikota Medan, Akhyar Nasution, mengapresiasi pelaksanaan apel kesiapsiagaan bencana dan gotong royong yang dilaksanakan seluruh jajaran Pemko Medan beserta TNI, Polri, Pramuka, BPBD, dan Basarnas.

Dalam amanatnya, Akhyar, yang menjadi pemimpin upacara sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian yang luar biasa dalam apel kesiapsigaan bencana dan gotong royong tersebut.

"Ini adalah kegiatan yang luar biasa untuk meningkatkan kewaspadaan yang setiap saat bisa saja terjadi. Kita harus bisa mengantisipasi segala risiko yang mungkin terjadi," kata Akhyar di lapangan Istana Maimun, Rabu (22/1).

"Semoga pelaksanaan apel ini membawa dampak positif dan membuat situasi aman terkendali serta memberi rasa aman, nyaman dan tertib kepada seluruh masyarakat Kota Medan," ujarnya.

Akhyar mengakui, kalau musim penghujan Medan masih terdapat genangan, makanya terus dilalukan perbaikan dan kesiapsigaan.

"Di musim kemarau ini merupakan kesempatan kita untuk melakukan perbaikan," terangnya sambari menyebutkan, potensi bencana yang sering terjadi di kota ini, yaitu kebakaran.

Berdasarkan data yang ada, hampir setiap hari terjadi kebakaran di Kota Medan.

"Karena memang kita sering lalai terhadap kebakaran ini. Beberapa hal terjadi kebakaran ketika membangun rumah daya yang terpasang 450 watt. Namun, karena kebutuhan, dilakukan peningkatan hingga 2200 watt, akan tetapi kabelnya tidak diganti. Makanya, kami minta kepada masyarakat untuk menyesuaikan daya yang dibutuhkan dengan kabel yang ada, sehingga potensi kebakaran bisa ditanggulangi," jelasnya.

Penanggulangan bencana tidak lagi dititikberatkan hanya pada penanganan kedaruratan, tapi lebih pada upaya pengurangan resiko bencana yang menuntut adanya kesiapsiagaan seluruh pihak.

"Oleh karena itu, melalui apel siaga bencana ini saya mengimbau kepada seluruh pihak untuk dapat mengoptimalkan upaya mitigasi bencana, bukan hanya pada masa terjadinya bencana, namun juga secara periodik sebagai upaya pengurangan resiko bencana di Kota Medan," ujarnya.

Sumber: analisadaily.com 

Editor: suci.