HETANEWS

Sambut Dies Natalis Ke-58, GMKI Temui Kapolres dan Bawaslu Siantar

Pengurus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Siantar – Simalungun, saat foto bersama Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, usai audiensi, Selasa (21/1/2020). (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Dalam rangka perayaan dies natalis ke - 58 tahun, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Siantar – Simalungun, temui Kapolres Siantar dan Bawaslu, Selasa (21/1/2020).

Dalam pertemuan itu, Ketua BPC GMKI Siantar-Simalungun, May Luther Dewanto Sinaga, menyampaikan kepada Kapolres Siantar, bahwa rangkaian acara dalam perayaan tersebut, akan diawali dengan 'dialog publik' yang topiknya berkaitan dengan pesta demokrasi tahun 2020.

Menanggapi hal itu, Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih menyatakan, akan mendukung penuh atas kegiatan positif yang akan dilakukan GMKI.

"Perayaan itu (dies natalis,red) GMKI Siantar-Simalungun sangatlah bagus. Disamping sebagai momentum mensyukuri hari jadinya GMKI, kegiatan ini juga di awali dialog publik yang dapat membangun karakter masyarakat, sehingga kita akan dukung penuh atas segala kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat yang sifatnya positif," ucap Kapolres.

Lanjutnya, diskusi dibangun oleh GMKI ini, juga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar dapat membangun paradigma yang positif.

Pengurus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Siantar – Simalungun, saat foto bersama Komisioner Bawaslu Siantar, usai audiensi, Selasa (21/1/2020). (foto/res)

Terpisah, Ketua Bawaslu Siantar, M Syahfii Siregar, ketika ditemui, juga mendukung kegiatan dies natalis GMKI yang ke-58 tahun nantinya.

"Kami sangatlah mendukung kegiatan tersebut, dan terimakasih juga telah mengundang kami dalam acara GMKI nantinya. Apalagi perayaannya diawali dengan diskusi yang berkaitan dengan Pilkada 2020, dan semoga GMKI kedepannya semakin maju," terangnya.

Tidak hanya sampai disitu saja, GMKI juga menanyakan kepada Sekretaris Bawaslu, yakni Izah Sari Marito, tentang persiapan Bawaslu Siantar, mengahadapi Pilkada tahun 2020.

"Persiapannya kita telah membentuk Panwaslu Kecamatan yang terdiri dari 3 orang komisioner di  setiap kecamatan. Dan untuk Kota Siantar, terdiri dari 8 kecamatan, sehingga kita memiliki 24 orang komisioner," pungkasnya.

Hanya saja menurutnya, kalau jumlah tersebut tidak cukup, sehingga ia meminta kepada masyarakat dan juga para mahasiswa, agar membantu mereka (Bawaslu,red), dan melaporkan apabila ada pihak yang melakukan pelanggaran.

Sementara itu, Junita Lila Sinaga, Koordiv PHL yang juga merupakan senior GMKI menyampaikan, bahwa yang diharapkan adalah kerjasama yang baik, serta saling mendukung dalam menghadapi pesta demokrasi tahun 2020 ini, agar terwujudnya Pilkada yang adil, aman dan damai.

Penulis: res. Editor: gun.