HETANEWS.COM

Masih Asri! Tangkahan Raja Cocok jadi Wisata Pemandian di Simalungun

Tangkahan Raja berada di Desa Usang Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun. (Foto: Tribun-medan.com)

Simalungun, hetanews.com - Lokasi wisata permandian Tangkahan Raja jadi perbincangan warganet. Banyak pengunjung berdatangan ke sini hanya untuk mandi atau berselfie ria.

Tempat wisata ini berada di Desa Usang Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun atau tepatnya berada di tengah perkebunan Pohon Rambung milik PT Bridgestone.

Amatan tribun-medan.com pemandian hanya memiliki kedalaman hanya sekitar satu meter.

Jadi, lokasi ini layak untuk anak-anak. Tampak juga warung di pinggir pemandian. Lokasi juga tampak bersih dan asri.

Kolam Tangkahan Raja ini juga memiliki air yang bersih dan segar. Pengunjung dapat menikmati air yang bersih dari air terjun itu.

Kepala Desa Usang Benson Damanik mengungkapkan pemandian ini mulai dikenalkan ke pengunjung pada Juni 2019.

Pengunjung mengenal lokasi ini dari media sosial facebook dan instagram. Kata Benson Pemandian Tangkahan Raja merupakan pertemuan tiga aliran sungai yakni Sungai Salak, Sungai Mali dan Sungai Ranggasan.

Pemandian ini dulu hanya menjadi lokasi pemandian karyawan PT Bridgestone dan warga sekitar. Masyarakat sering memanfaatkan kolam ini untuk mandi. Ia menjelaskan terbentuknya kolam ini karena ada aktivitas galian pasir dan batu.

Pemandian ini pun menjadi potensi wisata. Masyarakat sekitar pun sepakat membuat merenovasi dengan membuat bendungan agar lokasi permandian ini.

"Yang mempromosikan lokasi permandian ini para pengunjung melalui media sosial. Saya saja baru sadar ini menjadi viral,"ujarnya, Senin (20/1/2020).

Benson mengungkapkan sudah memfasilitasi petugas kebersihan di lokasi ini. Ia juga sudah memberikan ruang kepada masyarakat sekitar untuk berjualan.

Kata Benson tidak dapat berkarya bebas untuk menunjang potensi wisata ini. Kepala Desa yang sudah menjabat 20 tahun ini mengaku sering terbentur dengan kebijakan PT Bridgestone.

Bahkan, PT Bridgestone langsung memasang plang larangan pembangunan di lokasi permandian.

"Kita sering terbentur dengan PT Bridgestone untuk memajukam potensi wisata ini. Makanya, beberapa kali kami rapat. Mereka melarang ada pebangunan karena masuk dalam wilayah mereka,"katanya seraya sedih dengan kebijakan PT Bridgestone terhadap warga sekitar.

"Kita hanya bisa menanam tanaman dan menghadiri petugas kebersiahan,"ujarnya.

"Pada saat itu kami berbincang-bincang mengenai status. Bahwa lokasi tersebut merupakan DAS (Daerah Aliran Sungai). Bagaimana bentuk langkah-langkah agar lokasih tersebut tempat wisata dan kita meminta tanggapan mereka. Dan mereka mengatakan tidak boleh karena daerah tersebut hak mereka (PT Bridgestone),"katanya.

Untuk menjaga kebersihan kolam, Benson Damanik bersama dengan petugas kebersihan juga melakukan buka-tutup bendungan. Aktivitas ini terlaksana saban hari setiap pulul 19.00WIB malam.

Sekadar memberitahu untuk perjalanan menuju lokasi permandian Tangkahan Raja mengalami perjalanan yang sulit. Pengunjung melewati perkebunan karet dengan akses jalan yang berbatu.

Akses jalan juga tidak beraspal hanya tanah dengan batu yang cukup cadas. Jalur yang dapat dilalui pengunjung melalui Simpang Sinaksak Kabupaten Simalungun.

Dari simpang Sinaksak menempuh delapan kilometer atau sekitar satu jam perjalanan. Pengunjung diharapkan untuk datang pagi atau siang hari, karena selama perjalanan hanya sedikit perkampungan yang ditemui.

Sumber: tribunmedan.com 

Editor: suci.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!