HETANEWS

Maju Pilkada Medan, Bobby Nasution Justru Temui Hafez Mantan Ketua PKS Sumut

Pertemuan antara Bobby Nasution dengan mantan Ketua DPW PKS Sumut M Hafez, Minggu (19/1/2020) lalu.

Medan, hetanews.com - Bobby Afif Nasution terus melakukan manuver jelang pelaksanaan kontenstasi Pilkada Medan 2020.

Terbaru, ia diketahui menemui mantan Ketua DPW PKS Sumut M Hafez.

M Hafez sendiri saat menjabat Ketua DPW PKS Sumut turut bergabung memenangkan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah saat Pilgub Sumut 2018 lalu.

Pertemuan kedua tokoh ini dinilai kuat membahas tentang kontestasi Pilkada Kota Medan yang akan dihelat pada 23 September 2020 mendatang.

"Intinya kita mensupport beliau karena memang dari awal kita tau beliau maju (Pilkada Kota Medan 2020). Sebagai komunikasi politik juga, apalagi saya di DPRD Sumut Dapil Medan berkepentingan siapa pun yang maju kita support," kata M Hafez saat dikonfirmasi, Senin (20/1/2020).

Menurut pria yang akrab disapa Ustaz Hafez ini, pertemuan dengan Bobby Nasution membahas soal pembangunan Kota Medan ke depan agar lebih berkah.

M Hafez menyampaikan banyak hal yang menjadi problem di Kota Medan saat ini. Aspirasi banyak didapat Hafez saat melakukan reses ke konstituen.

"Di antaranya soal identitas kota, kita baru saja dapat gelar kota terjorok, terkorup, kemudian semeraut, begal, narkoba. Jadi itu sepertinya tema-tema yang perlu mendapatkan perhatian khusus," katanya.

Alumni Al Azhar Mesir juga memuji Bobby Nasution yang banyak menggaet kaum milenial dalam gerakan politik. Demikian pula konsep Kolaborasi Medan Berkah yang diusung Bobby Nasution.

"Harapannya kaum milenial memang harus ditarik dalam gerakan politik demi sebuah perubahan yang lebih baik. Apa yang dilakukan beliau (Bobby Nasution) sudah pada trek yang benar dengan banyak berkolaborasi dengan anak muda," kata Hafez.

Sebagaimana diketahui, Hafez merupakan anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PKS.

Namun oleh PKS, Hafez 'terbuang' tak mendapat jabatan apapun di DPRD Sumut, dia tidak ditempatkan dalam struktur alat kelengkapan dewan (AKD) manapun.

DPW PKS Sumut punya alasan sendiri soal itu.

Partai berlambang bulan sabit dan padi tersebut beralasan itu sebagai bentuk sanksi kepada M Hafez yang tidak mengikuti kegiatan partai dan tidak kooperatif.

Namun publik justeru menilai PKS memasung hak-hak Hafez.

Sumber: tribunmedan.com 

Editor: suci.