HETANEWS

Jokowi Juga Cek Infrastruktur Pariwisata di Labuan Bajo

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana.

NTT, hetanews.com - Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada Minggu (19/1) bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) guna melakukan kunjungan kerja.

Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden dan rombongan lepas landas sekitar pukul 09.00 WIB dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Presiden dan rombongan tiba di Bandara Komodo, Kabupaten Manggarai Barat sekitar pukul 11.50 WITA.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono yang turut dalam penerbangan mengatakan, Presiden dan Ibu Iriana akan melakukan sejumlah agenda kerja hingga Selasa (21/1).

"Besok Presiden akan meninjau proyek pembangunan terminal multipurpose Labuan Bajo dan meninjau kawasan Puncak Waringin. Selain itu, Presiden juga akan meresmikan sarana pendukung pariwisata, yaitu sebuah hotel milik BUMN," kata Heru.

Lebih lanjut, Heru juga mengatakan kunjungan kerja kali ini juga akan dimanfaatkan Presiden untuk meninjau infrastruktur pendukung pariwisata di Labuan Bajo.

"Seperti kita ketahui, Labuan Bajo merupakan salah satu dari lima destinasi wisata super prioritas tahun ini," ucap Heru.

Pada bulan Juli 2019, Presiden telah meninjau infrastruktur di Labuan Bajo.

Dalam beberapa kesempatan Presiden memang selalu menegaskan jika dirinya akan selalu memantau langsung pembangunan suatu infrastruktur.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi NTT antara lain, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Staf Khusus Presiden Adamas Belva Syah Devara.

Sebanyak 825 personel pasukan pengamanan VVIP telah disiapkan di Labuan Bajo untuk mengamankan kunjungan kerja Presiden Jokowi Widodo.

Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Syaiful Rahman dihubungi dari Kupang, Minggu (19/1) pagi mengatakan ratusan personel itu merupakan personel gabungan.

Ratusan personel itu terdiri dari 455 personel TNI AD, 40 personel TNI AU, TNI AL 30 orang dan 300 adalah personel dari kepolisian.

"Kemarin sore kita sudah gelar pasukan dan jumlah personel yang disiapkan mencapai 825 personel gabungan untuk mengamankan kedatangan Presiden Joko Widodo bersama rombongan," katanya.
 

sumber: cnnindonesia.com

Editor: sella.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.