HETANEWS.COM

Demi Hidup Kekal, Dedengkot Teknologi Ini Ingin Upload Otaknya ke Cloud

Sam Altman ingin mengupload otaknya ke cloud

AS, hetanews.com - Keinginan untuk hidup kekal selamanya mungkin sudah biasa. Sudah banyak bos teknologi Silicon Valley yang menyisihkan kekayaannya untuk mendanai teknologi yang dapat memperpanjang umur mereka bahkan membuat mereka hidup selamanya, seperti CEO Amazon Jeff Bezos dan pendiri Google Sergey Brin.

Tapi, ada juga alternatif lain yang dapat membuat bagian dari kita hidup selamanya. Beberapa ilmuwan, termasuk Director of Engineering Google dan futuris, Ray Kurzweil memperkirakan bahwa manusia akan dapat mengunggah isi otaknya ke cloud setelah mati.

Kurzweil memperkirakan manusia akan dapat mengunggah seluruh isi otaknya dan dapat hidup selamanya secara digital pada tahun 2045.

Salah satu figur penting Silicon Valley yang tergiur dengan tawaran ini adalah Sam Altman. Altman adalah presiden dari perusahaan venture capital Y Combinator dan salah satu pendiri perusahaan riset kecerdasan buatan (AI) OpenAI bersama Elon Musk.

Altman mendaftarkan dirinya ke daftar tunggu milik perusahaan Nectome untuk mengunggah isi otaknya ke dalam cloud sehingga kesadarannya tetap hidup ketika ia sudah mati. Untuk masuk dalam daftar tunggu tersebut, Altman harus merogoh kocek sebesar USD 10.000 (Rp 143 juta).

"Aku memperkirakan otakku akan diunggah ke cloud," kata Altman kepada MIT Technology Review.

Seperti dikutip detikINET dari Evening Standard, Nectome adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2016 oleh dua orang peneliti AI dari Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Salah satu proses yang harus dilewati pelanggan Nectome untuk mengunggah isi otaknya ke cloud melibatkan teknik pembalseman berteknologi tinggi yang akan berakibat pada kematian.

Jadi, individu yang sakit keras akan dihubungkan ke mesin jantung dan paru-paru, kemudian campuran pembalseman akan dipompa ke arteri cateroid di leher mereka saat mereka masih hidup tapi berada di bawah anestesi umum.

Nectome sendiri belum memiliki teknologi yang dapat memungkinkan mereka untuk mengunggah isi otak manusia ke cloud. Tapi mereka berjanji untuk mendemonstrasikan simulasi 'jaringan neural biologis' pada tahun 2024.

sumber: detik.com

Editor: sella.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!