HETANEWS

Dibui 2,6 Tahun Penjara, TNI Gadungan Ini Senyum Meninggalkan Ruang Sidang

Terdakwa Sarju tampak senyum saat berjalan, meninggalkan ruang sidang, usai divonis 2,6 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Mengaku sebagai anggota TNI, Sarju Mei Asir Simanungkalit (43), warga Lorong Sukarame, Kelurahan Perdagangan Simalungun, terbukti menggelapkan satu unit sepeda motor Honda Verza milik Rianto.

TNI gadungan ini pun dibui, 2,6 tahun penjara, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Jumat (17/1/2020).              

Vonis majelis hakim yang diketuai Roziyanti SH tersebut, konform (sama) dengan tuntutan jaksa Juna. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 372 ayat (1) KUHP.               

Awalnya, terdakwa mendatangi gudang sawit PT Taruna Mandiri, tempat korban bekerja, di Pematang Kerasaan Rejo, Kecamatan Bandar Simalungun, Jumat (22/3/2019) pagi, pukul 10.00 WIB.

Pagi itu, terdakwa meminjam sepeda motor korban dengan alasan hendak mengganti pakaian dinas TNI AD yang dipakainya ke Perdagangan.

Tanpa merasa curiga, korban menyerahkan sepeda motornya kepada terdakwa. Namun, terdakwa Sarju menjual sepeda motor korban ke Duri, seharga Rp 3,5 juta.

Dan di Duri, terdakwa  membeli sepeda motor bekas, seharga Rp 3 juta dan Rp 500 ribu lagi, dihabiskannya untuk belanja makanan.                 

Ketika korban melintas, pada 12 September 2019, lalu, sekira pukul 19.30 WIB, ia melihat terdakwa lagi di bengkel Kerasaan Rejo.

Lalu korban memanggil saksi Evo Ristianto untuk menangkap terdakwa dan menyerahkannya ke Polsek Perdagangan.                 

Akibat perbuatan terdakwa, saksi korban mengalami kerugian Rp 12 juta.

      

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.