HETANEWS

Himapsi Tolak Jika Tugu Sangnaualuh Dibangun Oleh Hefriansyah

Rado Damanik Ketua Umum DPP Himapsi

Siantar, hetanews.com - Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (HIMAPSI) kembali angkat bicara terkait pembangunan Tugu Sangnaualuh, mereka sangat mengecam tindakan Walikota Siantar Hefriansyah yang hanya bengumbar janji pembangunan Tugu Sangnauauh, bahkan mereka sampai menolak jika Walikota sekarang yang membangun Tugu Sangnaualuh selaku raja Siantar.

Rado Damanik ketua umum DPP HIMAPSI saat di wawancarai, Jumat (17/01/2020) di segitiga Jalan Sangnaualuh yang perencanaan pertama kali akan di bangunnya tugu Sangnaualuh. Dia bercerita bagaimaa pertama kali adanya usul organisasi-organisasi Simalungun untuk membangun Tugu Sangnaualuh di segitiga depan Ramayana.

"Tahun 2011 untuk pembangunan Tugu raja Sangnaualuh dimana raja yang ikut terlibat berdirinya kota Pematangsiantar. Dana raja Sangnaualuh ini di anggap tokoh di kota Pematangsiantar. Karena dia adalah orang yang jujur dan baik yang ikut melawan penjajahan Belanda. Jadi sangat perlu kita sampaikan kepada masyarakat melalui monumen pembangunan Tugu Sangnaualuh," cerita nya.

Rado Damanik juga mengatakan pada tahun 2012 sudah di bentuk kepanitiaan dan sudah melakukan peletakan batu pertama tepatnya pada tanggal 24 April 2012 bertepatan pada ulang tahun kota Pematangsiantar.

"Tepatlah di segitiga depan Ramayana ini peletakan batu pertama yang dilakukan mendiang Hulman Sitorus. Dalam proses pembangunan nya sudah berjalan akan tetapi adanya tarik ulur antara panitia dengan pengusaha dan pemerintah sehingga ada intervensi kepada pemerintah. Sehingga pembangunan Tugu di tunda atau di pindah kan," ujarnya.

Panitia pada saat itu berfikir dari pada di tunda lebih baik di pindahkan. Panitia pada saat itu memindahkan ke lapangan merdeka, tetapi dalam proses pemerintahan Hulman Sitorus sampai habis periode pembangunan Tugu ini tidak berjalan.

"Kita sebagai organisasi Simalungun terkhusus HIMAPSI tidak berharap jauh kepada Herfiansyah untuk membangun Tugu raja Sangnaualuh. Apa lagi adanya penistaan suku Simalungun yang dilakukan Herfiansyah tahun 2018. Sehingga kita sebenarnya tidak menginginkan Herfiansyah membangun Tugu Sangnaualuh. Herfiansyah Untuk membujuk orang-orang Simalungun untuk tidak melakukan perlawanan pada saat itu, sehingga dia membuat tawaran untuk membangun Tugu Sangnaualuh. Yang awalnya dia rencanakan di depan gedung BRI lapangan merdeka. 

Rado menambahkan dalam perjalanan nya dia melakukan peletakan batu pertama di lapangan Adam Malik tepat nya tanggal 10 November 2018 yang direncanakan pembangunan nya di lapangan merdeka berobah jadi di lapangan Adam Malik. Tanpa adanya komunikasi dengan organisasi-organisasi Simalungun.

"Tetapi dalam perjalanan pembangunan Tugu yang sudah peletakan pundasi yang mulai ada pembangunan. Lagi-lagi Walikota Siantar membatalkan secara sesukanya," tegasnya.

HIMAPSI berharap karena Raja Sangnaualuh ini adalah raja yang terhormat. Jadi dalam proses pembangunan Tugu Sangnaualuh itu di rencanakan dengan terhormat, dibangun dengan terhormat dan di kerjakan oleh tangan-tangan terhormat.

"Bagi kita Herfiansyah adalah bukan orang yang terhormat, dia adalah pecundang bagi kita dan tidak layak untuk membangun Tugu raja Sangnaualuh. Jadi harapan kita pembangunan tugu itu jangan di kotori lagi tangan-tangan pecundang seperti Herfiansyah," harapnya.

Selain itu kata Rado dalam poin-poin anggota DPRD Siantar untuk menggunakan hak angket salah satunya soal mangkraknya pembangunan Tugu Sangnaualuh. Rado mengatakan sudah pernah juga menyampaikan pasal soal penistaan suku Simalungun dan itu sudah di bentuk pansus.

"Pada saat itu hasil pansus sudah ada. Hasilnya Walikota melakukan kesalahan tinggal pembacaan hasilnya. Kita tidak berharap tinggi kepada DPRD tapi kebetulan ini DPRD yang baru. Kita masih memberikan kepercayaan kepada DPRD tentang hak angket ini. Dan kita akan membantu dan mengawal DPRD. Kita juga siap di panggil DPRD apabila DPRD membutuhkan masukan daripada HIMAPSI terkait pasal pidana ataupun pasal penistaan ataupun adat istiadat tentang Tugu Sangnaualuh ini," ujarnya sembari mengatakan kita juga siap mengawal agar hak angket ini ada ujungnya untuk pemakzulan walikota.

Penulis: tom. Editor: tom.
Komentar 2
  • Johan Ananda
    Himapsi jangan tumpullah kan ada kpk mabes polri kan ada dpp di jakarta pusat..mari dukung menegakkan hukum. Siapa yg mau disuap akan kena kutuk leluhur raja raja simalungun yg asalnya dari yg maha kuasa..amiin
  • Johan Ananda
    Ya audiensi ke kpk kawan perwakilan simalungun