HETANEWS

AJI Desak Kepolisian Selesaikan Kasus Kekerasan Jurnalis

Aksi solidaritas AJI Medan bersama para Jurnalis di Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, Jumat 17 Januari 2020.

Siantar, hetanews.com - Aliansi Jurnalis Independen [AJI] Kota Medan dan beberapa Jurnalis di Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun menggelar aksi spontanitas di Jalan Merdeka Pematangsiantar, Jumat (17/1/2020) siang.

Aksi solidaritas ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap Jurnalis Irfan Nahampun yang mengalami kekerasan dari oknum Residivis  pada Desember 2019. Tak cuma Irfan, Ibunda Irfan ikut mendapat kekerasan dari tersangka.

AJI Medan bersama para Jurnalis mendesak Polres Pematangsiantar agar segera menuntaskan kasus kekerasan yang dialami Irfan. Dan berharap tidak ada lagi kejadian serupa terjadi.

"Aksi ini adalah bentuk keprihatinan kita terhadap tindakan kekerasan dari oknum-oknum tertentu. Baik itu dari preman kepada para jurnalis," kata Kordinator AJI Medan di Pematangsiantar, Imran Nasution.

Baca juga: AJI Medan Buka Kelas Jurnalistik Menulis Feature dan Opini

Redaktur Harian Siantar 24 Jam ini menambahkan, adapun perlakuan kekerasan yang dialami Irfan Nahampun merupakan tindakan yang tidak manusiawi.

"Kita meminta kepada semua pihak agar tidak ada lagi tindak kekerasan terhadap Jurnalis khususnya di kota Pematangsiantar," ucap Imran Nasution.

Ditambahkannya, AJI akan terus mengawal kasus yang dialami Irfan Nahampun. Pihaknya akan mengawal kasus ini hingga dilimpahkan ke Kejari dan Pengadilan Negeri Pematangsiantar.

"Kalau tidak kita desak dan tidak kita kawal, tidak akan memberikan efek jera kepada pelaku dan akan terulang terus. Aksi kita akan berlanjut terus, dan kita berharap hal seperti ini jangan sampai terulang lagi," ujarnya.

Baca juga: Wartawan Dianiaya Pengedar Narkoba di Siantar

Aksi spontanitas ini berlangsung di depan Lapangan Merdeka Pematangsiantar. Para Jurnalis menenteng poster dan spanduk bertuliskan 'Stop Kekerasan Wartawan'. 

Dalam aksi yang berlangsung lebih kurang satu Jam ini, para Jurnalis bergantian menyampaikan aspirasi mereka melalui orasi. 

Irfan Nahampun, yang juga hadir di lokasi berharap agar aparat penegak hukum, baik Polisi, Jaksa dan Hakim, segera menangani kasus penganiayaan  dirinyasecara profesional.

"Saya berharap kepada pihak kepolisian maupun pengadilan agar memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku. Kita berharap kasus seperti ini tidak terulang lagi kepada Jurnalis," ungkap Jurnalis yang sehari-hari melalukan peliputan di Pematangsiantar ini.

Baca juga: Penganiaya Wartawan Siantar Ditangkap!

Penulis: gee. Editor: edo.