HETANEWS

Miliki 0,04 Gram Sabu, Eka Dituntut 5 Tahun Bui

Petugas kejaksaan, Helmy Telaumbanua saat menggiring terdakwa menuju sel. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Barry Sihombing dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, menuntut Eka Hotdi Anugrah Purba (21), pemilik 0,04 gram sabu dengan pidana penjara 5 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara.

Surat tuntutan jaksa itu, dibacakan dalam persidangan, Kamis (26/1/2020), di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun.

Menurut jaksa, terdakwa Eka sudah terbukti memiliki sabu dan dipersalahkan melanggar pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum menguasai narkotika.

Terdakwa mengaku, baru saja membeli sabu dari Rey Purba (DPO), seharga Rp100 ribu untuk dipakai.

Usai menerima sabu di SMP Negeri 1 Purba, Kelurahan Tiga Raja, pada Sabtu, 31 Agustus 2019, lalu, terdakwa melintas di jalan Umum Tiga Runggu-Kabanjahe dan ditangkap petugas yang telah mendapatkan informasi. Sepaket sabu disita dari pijakan kaki sepeda motor Vario yang dikendarai terdakwa.

Jaksa menyatakan, sepaket sabu dimusnahkan, sedangkan Honda Vario tanpa plat, dinyatakan dirampas untuk negara.

Terdakwa juga memohon kepada majelis hakim, pimpinan Novarina Manurung, agar hukumannya diringankan, karena mengakui dan menyesali perbuatannya.

Untuk mempertimbangkannya dalam putusan majelis hakim, dibantu panitera, Martin Sitorus, menunda persidangan hingga pekan depan.

Penulis: ay. Editor: gun.