HETANEWS

Lisa Andriani Lubis Sudah Rangkul 8 Partai Jelang Pilwako Binjai 2020, Teranyar PAN

Tim Lisa Andriani Lubis mengambil formulir penjaringan penjaringan Bakal Calon Wali Kota Binjai di kantor DPD PAN Binjai.

Binjai, hetanews.com - Lisa Andriani Lubis, Ibu PKK Kota Binjai, kembali merangkul partai-partai besar untuk maju di Pilwako Binjai 2020.Teranyar Tim Lisa Andriani mengambil formulir pendaftaran Bakal Calon Wali Kota di Partai Amanat Nasional (PAN).

Menuju Pilwako 2020, mereka sudah mendaftarkan diri ke delapan parpol yang membuka penjaringan calon Wali Kota Binjai 2020."Dari awal Tim Lisa memang ingin merangkul semua partai.

Sejauh ini kami sudah menjalin hubungan politik dan mendaftar ke delapan partai yang membuka penjaringan, sudah ke Golkar, Gerindra, PDI-Perjuangan, PPP, PKS, Demokrat, NasDem, dan terakhir ambil formulir PAN," katanya, Kamis (16/1/2020).

Sekretaris Tim penjaringan Pilkada DPD PAN Binjai, Muhammad Yani mengatakan PAN sudah resmi menutup pengambilan formulir pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota Binjai periode 2020-2025. Ada 10 kandidat yang menunjukan diri datang ke PAN.

"PAN sudah resmi menutup pengambilan formulir pendaftaran, ada 10 nama, yang terakhir mengambil pendaftaran adalah Irham," kata Muhammad Yani Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat.

Ke-10 nama itu antara lain, Sampe Tuah Ginting, Lisa Andriani Lubis, Timbas Tarigan, Suheldi, Abdul Aziz, Edi Aswari, Sapta Bagun, Indriani, Juliadi hingga Irham.Untuk pengembalian berkas rencananya akan dijadwalkan bersamaan pada 25 Januari 2020 mendatang. Tiap bacalon diwajibkan secara langsung, dan akan menjadi penilaian pihak PAN.

Sejauh ini PAN Binjai masih akan menggodok total bakal calon wali kota yang akan diajukan ke DPP PAN. Muhammad Yani belum bisa menjelaskan secara rinci karena masih melihat yang serius mengembalikan formulir pendaftaran.

"Belum bisa kita sebutkan. Karena masih dalam tahap pembahasan sebelum hasil survei didapat. Bisa satu hingga lima nama, jadi semua nanti tergantung dari hasil kajian tim penjaringan," pungkasnya.

Sumber: tribunnews.com

Editor: tom.