HETANEWS

Komisi III Siantar Akan Panggil Dinas PU-PR Terkait Keterlambatan Pekerjaan Proyek

Denny Siahaan Ketua Komisi III DPRD Siantar.

Siantar, hetanews.com - Komisi III DPRD Siantar rencananya akan memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) hal ini disebabkan banyaknya proyek yang masih dikerjakan padahal sudah lewat masa anggaran.

Berdasarkan keterangan Ketua Komisi III DPRD Siantar Denny Siahaan, rencananya mereka akan memanggil Dinas PU-PR hari senin depan, (22/01/2020).

"Ini menjadi perhatian kita, makanya kita akan panggil Dinas untuk mempertanyakan persoalan itu,"sebutnya, Rabu (15/01/2020).

Baca juga: Soal Proyek Yang Masih Berjalan, Reinward: Kan Kalian Yang Bilang, Aku Lihat Dulu

Menurut Denny jika memang persoalan ini dilakukan oleh Kepala Dinas PU-PR yang sebelumnya, namun dia yakin dengan pengalaman dari Kadis PU-PR saat ini dapat menyelesaikan persoalan yang ada di Dinas PU-PR.

"Memang ini waktu Jhonson masih jadi Kadis, tapi melihat pengalaman pak Reinward yang saat ini menjadi kadis, karena dulukan pernah juga pak Reinward pernah Kadis disitu, jadi saya sangat yakin pak Reinward bisa mengatasi semua persoalan yang ada di dinasnya,"sebut Denny.

Melihat Proyek yang saat ini masih dalam pekerjaan Denny meminta agar Kadis lama Jhonson Tambunan bertanggung jawab menyelesaikan proyek-proyek yang menjadi masalah tersebut, bahkan kata Denny melihat beberapa proyek yang tak sesuai perlu dilakukan evaluasi.

"Jhonson harus bertanggung jawab ini, karena banyak proyek yang tidak sesuai, seperti di Jalan Wahidin masak lebih tinggi drainase dari Jalan inikan sudah tidak sesuai, makanya nanti akan kita lihat dulu apakah perlu dilakukan evaluasi atau malah kita bongkar,"ucapnya.

Denny juga menuturkan banyaknya program-program di Dinas PU-PR belum dijalankan, sehingga dia meminta agar Jhonson berkordinasi dengan Reinward, agar program-program di Dinas tersebut dapat diselesaikan di Tahun ini.

"Jangan pula Jhonson berlindung dibalik dinasnya sekarang, dia juga harus bertanggung jawab terhadap program-program yang belum dikerjakan, ada sekitar berapa persen itu Program di Dinas PU-PR tidak dikerjakan, jadi Jhonson harus berkordinasi dengan Kadis yang baru agar program-program itu bisa dikerjakan di Tahun ini,"sebutnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Proyek Drainase yang berada di Jalan Wahidin sampai saat ini masih dalam pekerjaan, dan beberapa proyek juga masih dalam pekerjaan, padahal tahun anggaran (TA) 2019 sudah lama selesai.

Penulis: tom. Editor: tom.
Komentar 3
  • Khairullah Pohan
    Proyek ini harus diusut, sebab pengerjaannya asal jadi dan sangat amburadul, gak ada kerapian, seharusnya lantai parit sebelum ditutup harus dibersihkan, sebab banyak material semen yg jatuh dibiarkan mngeras, akibatnya aliran air jd terhambat.Kelihatan sekali proyek ini dikerjakan tanpa survey....
  • Rize
    Proyek sianak mungkin itu
  • VALenT. F.PARDEDE, SH, M.Hum.
    Permainan beritamu proyek besar liat duit 1koper merah matamu’ bagi bagi tak ada otakmu’’ jangan kelihatan bodohnya ces’’