HETANEWS

Pemilik 2 Paket Sabu Nangis Dituntut Jaksa 5 Tahun Penjara

Terdakwa berjalan meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Abdulrani Syahputra Nasution (41), menangis usai dituntut jaksa, 6 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara, di PN Simalungun, Selasa (14/1/2020).

"Jangan nangislah, nanti dipikir orang kami apa-apain," kata pimpinan sidang, Hendrawan Nainggolan, siang itu.

Terdakwa mengaku, belum pernah dihukum dan sangat menyesali perbuatannya.

Abdulrani memohon agar majelis hakim, meringankan hukumannya. "Saya mohon dihukum seringan-ringannya pak, saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,"ucapnya bermohon.

Jaksa Dedi Chandra Sihombing SH, mempersalahkan terdakwa dengan pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Barang bukti sabu, seberat 0,76 gram (bruto), dinyatakan dimusnahkan.

Menurut jaksa, warga Kampung Lalang, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batunanggar ini, ditangkap personil Polsek Serbelawan, pada Selasa, 20 Agustus 2019, lalu, pukul 12.00 WIB, dari SPBU Sigagak, Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok.

Dari terdakwa, petugas menyita 2 paket sabu yang diakui dibeli dari Riki (DPO).

Penangkapan terhadap terdakwa, berdasarkan informasi yang diterima petugas dari masyarakat.

Saat ditangkap petugas, terdakwa pasrah dan langsung diamankan, bersama barang bukti sabu.

Untuk mendengarkan putusan majelis hakim, sidang dibantu panitera, Jonni Sidabutar SH, dinyatakan ditutup dan akan dibuka kembali pada Selasa mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.