HETANEWS

TKI Diana Dipenjara 6 Bulan Karena Campur Nasi Majikan dengan Air Kencing dan Darah Haid

Singapura, hetanews.com - Belum juga usai kasus Reynhard Sinaga yang mencoreng nama Indonesia, muncul kasus TKI yang bertindak buruk pada majikan.

Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Singapura bernama Diana divonis hukuman 6 bulan penjara karena mencurangi majikan.

Demi menutupi kesalahannya, TKI di Singapura ini nekat mencampur nasi majikan dengan air kencing dan darah haid.

TKI di Malaysia bernama Diana ini nekat melakukan hal tak pantas tersebut dengan sebuah tujuan.

Dilaporkan Channel News Asia Senin (14/1/2020), perbuatan keji itu dilakukan bulan Agustus 2019 lalu di Punggol, Singapura Utara.

Keluarga majikan yang berjumlah enam orang itu memakan dan meminum hidangan tersebut tanpa mencurigai perbuatan Diana.

Dalam sidang, TKI Diana mencampur nasi dan minuman dengan air kencing hingga darah haid supaya majikannya tak memahami jika pekerjaannya tidak benar.

Bekerja bersama keluarga yang tidak disebutkan identitasnya itu sejak 2017, TKI berusia 30 tahun tersebut disebut juga mencuri dari mereka.

Pengadilan menyatakan, Diana terbukti menggasak uang tunai dari brankas majikannya sebanyak lima kali dalam kurun waktu Agustus 2017 hingga Juni 2018.

Brankas itu bisa dia buka setelah menebak kode dari kebiasaan mengamati sang majikan yang sering membuka iPad menggunakan password.

Dia kemudian mengirim uang curian sebesar 13.300 Dollar Singapura, atau sekitar Rp 135 juta itu ke keluarganya di Indonesia.

Dikutip Straits Times, tidak dijelaskan bagaimana akhirnya perbuatan TKI itu terkuak. Namun, majikannya melapor ke polisi pada 6 Oktober 2019 lalu.

Dalam persidangan, TKI Diana mengakui dan menyesali perbuatannya, dan meminta maaf kepada keluarga majikannya dari lubuk hati paling dalam.

“Saya memiliki seorang anak dan ibu yang sedang sakit keras di Indonesia.” ujar Diana sebagai pembelaan dalam persidangan.

Diana, melanjukan dia adalah satu-satunya pencari nafkah keluarga. Dia terpaksa mencuri uang karena kesulitan finansial keluarganya.

Berdasarkan dokumen pengadilan, TKI Diana juga berusaha membela diri dengan menyatakan tidak pernah berbuat kriminal selama di Indonesia.

Terpisah, Sekretaris Pertama Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Singapura Budi Kurniawan berkata, mereka sudah menjalin komunikasi dengan kepolisian setempat.

"Pada saat ini KBRI Singapura sedang menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan Kepolisian Singapura terkait perkembangan kasus TKI Diana dan akan memberikan akses Kekonsuleran kepada Diana," jelasnya.

Sumber: tribunmedan.com 

Editor: suci.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.