HETANEWS

Perkosa Korban Dalam Truk Mitsubishi, Bunggali Divonis 8 Tahun Penjara

Bonggali berdiri mendengar vonis 8 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Enaknya cuma sebentar, sakitnya bertahun-tahun. Inilah yang dirasakan terdakwa Ferdinan Hutagalung als Bunggali (27), supir truk Mitsubishi Canter BK 9559 CS.

Warga Pagar Batu, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara ini, diganjar 8 tahun penjara, usai memperkosa korban, P boru Hutabarat.

Putusan tersebut, dibacakan hakim dalam persidangan, Selasa (14/1/2020), di PN Simalungun.

Perbuatan itu dilakukan terdakwa didalam truknya, di pinggir jalan Parapat-Siantar, tepatnya di Nagori Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, pada Minggu (24/3/2019) pagi, pukul 03.00 WIB.

Awalnya, saksi korban bertemu dengan temannya, Sulaermsn Pardede, di dekat rumah makan, sekaligus sebagai tempat persinggahan truk, di Tobasa.

Di sana, saksi korban berkenalan dengan terdakwa Bonggali dan kernetnya, bermarga Tobing.

Saksi korban diajak ke Siantar oleh terdakwa, tapi saat melintasi tempat sunyi di Nagori Pondok Buluh, timbul niat terdakwa menyetubuhi korban. Lalu terdakwa menghentikan truknya dan memerintahkan kernetnya turun untuk memeriksa ban.

Seketika itu, terdakwa mengunci pintu mobil dan memperkosa korban. Saat berusaha meronta, terdakwa mengancam akan membunuh korban, sambil mengarahkan kunci roda kepada korbannya.

Hingga terdakwa leluasa melampiaskan nafsunya dan mengancam agar korban tidak memberitahu kepada siap pun jika ingin selamat.

Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 285 KUH Pidana oleh majelis hakim, pimpinan Novarina Manurung.

Vonis tersebut, lebih ringan 2 tahun dari tuntutan jaksa, Fransiska Sitorus, yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 10 kalender.

Didampingi pengacara dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa menyatakan pikir-pikir, dan demikian juga dengan jaksa. Sidang dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.