HETANEWS

Lebih 20 Tahun Jadi Jukir, Sahat Sianturi Terima Penghargaan dari RE Siahaan dan Hulman Sitorus

Sahat Sianturi. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Sahat Sianturi (59) sudah lebih 20 tahun bekerja, sebagai juru parkir (Jukir). Tak pernah merasa jenuh, hanya dinikmati dan dikerjakan saja.

Tak pernah berpikir panas atau hujan, dia merasa bersyukur masih sehat dan bisa beraktifitas setiap harinya.

"Dinikmati dan dijalani saja sambil berdoa sama Tuhan, agar selalu diberi rezeki dan kesehatan,"ungkapnya ketika ditanya Hetanews.com, Selasa (14/1/2020), di kawasan parkir jalan Sutomo, tepatnya di depan Crown Siantar.

Masih penuturannya, bahwa dirinya sudah bekerja sebagai jukir lebih dari 20 tahun. Dan selama bekerja, dirinya mendapat penghargaan menjadi jukir terbaik, di Siantar, bersama 8 rekan sejawatnya.

"Saat itu parkir masih dikelola Dinas Perhubungan, kami mendapat penghargaan dari Bapak Wali Kota Siantar, RE Siahaan dan Hulman Sitorus,"kenangnya.

Para jukir merasa senang karena diperhatikan dan dihargai oleh pemerintah daerah.

Sianturi terlihat membantu pengendara yang akan parkir. (foto/ay)

Sebab perannya yang membuat kawasan parkir menjadi tertib dan bersih. Sebagai jukir, Sianturi mengaku, bukan hanya mengatur posisi kendaraan, tapi juga peduli lingkungan dengan mengutip setiap sampah di area parkirnya dan bahkan secara manusiawi, membantu masyarakat untuk menyeberang, khususnya orangtua.

Karena lokasi parkirnya berdekatan dengan Bank tempat pensiunan mengambil gaji. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi penghargaan seperti dulu, tapi yang terpenting kita bekerja dengan baik saja, ungkap pria yang telah memiliki 5 orang putra/putri ini.

"Kalau dari penghasilan sebagai jukir tentu tidak cukup memenuhi kebutuhan keluarga. Untung saja, istri di rumah punya usaha membuat lapet dalam partai besar (pesta),"katanya lagi.

Ketika parkir dikelola oleh Dishub, masih ada perhatian dan bahkan kita ada gaji bulanan, katanya lagi. Jika sekarang parkir sudah dikelola oleh pihak ketiga. Kita setor sesuai aturan dari mulai pagi hingga sore pukul 18.00 WIB, ungkapnya.

Meski demikian, dirinya tetap bersyukur selama 20 tahun menjadi jukir, selalu ada hal yang yang berkesan. "Ada yang gak mau bayar parkir, bahkan ada yang mengasih lebih,"ungkapnya senyum.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.