HETANEWS

Kontroversi di Laga Tottenham vs Liverpool

Laga Tottenham vs Liverpool pernah diwarnai sejumlah kontroversi.

Inggris, hetanews.com - Pertandingan Tottenham Hotspur vs Liverpool pernah diwarnai sejumlah kontroversi. Berikut kontroversi-kontroversi yang terjadi di laga Tottenham vs Liverpool.

Tottenham menjamu Liverpool di Stadion Tottenham pada pekan ke-22 Liga Inggris, Minggu (12/1) dini hari WIB.

Rivalitas Liverpool dengan Tottenham tidak sepanas Liverpool vs Manchester United atau Arsenal vs Tottenham. Meski demikian, sejumlah perdebatan pernah muncul di antara kedua tim. Dalam dua musim sebelumnya, kontroversi di pertandingan Tottenham vs Liverpool menghasilkan tendangan penalti. Kedua klub itu merasakan kerugian dari kontroversi tersebut.

Pada musim 2017/2018, Liverpool dirugikan dengan gol penalti Harry Kane di masa injury time. Penalti itu diberikan kepada Tottenham setelah bek Virgil van Dijk dianggap melanggar Erik Lamela.
 

Harry Kane cetak gol penalti kontroversial ke gawang Liverpool di musim 2017/2018.
Harry Kane cetak gol penalti kontroversial ke gawang Liverpool di musim 2017/2018. 

Dalam tayangan ulang, kaki kiri Van Dijk tidak mengantam Lamela. Namun wasit Jonathan Moss tetap memberikan penalti untuk Tottenham. Kane yang jadi eksekutor sukses mencetak gol penyeimbang di menit ke-90+5.

Sebelum gol itu, Tottenham juga mendapat penalti di menit ke-86 usai kiper Loris Karius dinilai melanggar Kane. Sejumlah pihak menyebut Kane melakukan diving. Beruntung bagi The Reds, Karius bisa menahan penalti Kane tersebut.

Di musim berikutnya, giliran Tottenham mendapat kesialan dari penalti Mohamed Salah di final Liga Champions 2018/2019.
 

Salah mencetak gol pembuka The Reds di menit kedua setelah Moussa Sissoko dianggap handball. Bola yang dilepaskan Sadio Mane mengenai dada sebelah kanan lalu menyentuh lengan Sissoko.

Tanpa ampun wasit Damir Skomina menunjuk titik putih. Salah pun sukses menjadi penendang penalti tersebut.

Penalti itu memunculkan perdebatan di antara suporter. Namun UEFA mengonfirmasi Sissoko layak dinyatakan handball, dan Liverpool dapat penalti. 

sumber: cnnindonesia.com

Editor: sella.