HETANEWS

Tabrakan dengan Truk Trailer, Pengendara Supra X 125 Kehilangan Nyawa

Mayat korban saat berada di RS Bhayangkara Tebing Tinggi. (foto/wh)

Tebing Tinggi, hetanews.com – Kecelakaan hingga menelan korban jiwa, terjadai di jalan lintas umum Medan - Kisaran KM 81-82, tepatnya di depan toko baju Imelda, Dusun IV Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sergei, pada Kamis (9/1/2020) pagi tadi, pukul 09.00 WIB.

Tabrakan tersebut antara sepeda motor Supra X 125 kontra mobil mitsubishi truk trailer,  yang mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian. Dan tak lama, mayatnya dibawa ke RS. Bhayangkara Tebing Tinggi.

Kasat Lantas Polres Tebing Tinggi, AKP Sarifuddin Siagian, melalui Kanit Laka, Aiptu K Napitupulu, saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan kecelakaan maut itu.

Adapun identitas korban atau pengendara Honda Supra X 125 BK 2122 MAK tersebut, yaitu Markus Pasaribu (50), warga Dusun Barisan Panjang, Desa Gelam Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalipah.

Sedangkan supir truk trailer BK 8585 GM tersebut, a Saiman Nasution (25), warga jalan KL Yos Sudarso, Lingkungan II, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, dan tidak mengalami luka dalam kejadian itu, ucap Napitupulu.

Kedua kendaraan yang diamankan polisi. (foto/wh)

Sedangkan kronologis kejadiannya, lanjut Kanit,  Honda Supra X  125 tersebut diketahui melaju dari arah Kisaran, menuju Tebing Tinggi, dengan kecepatan tinggi dan tidak hati – hati.

Begitu di TKP, kendaraan roda dua itu masuk ke badan jalan sebelah kanan lajunya semula, tanpa memperhatikan datangnya truk trailer tersebut, yang datang dari arah berlawanan, yakni dari arah Tebing Tinggi menuju Kisaran.

Sehingga tabrakan pun tak terelakkan, dimana bagian roda depan sepeda motor tersebut, berbenturan dengan bagian tengah truk trailer.

Petugas yang mendapat informasi, langsung turun melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti yaitu kedua unit kendaraan bermotor yang terlibat ke mako unit laka lantas dan kerugian material ditaksir sekitar Rp.3.000.000, kata Kanit.

Penulis: wh. Editor: gun.