HETANEWS

Gara-Gara Rp90 Ribu, Karyawan PT Bridgestone Diancam 1 Tahun Penjara

Terdakwa Tumorang disidang di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Miris, meski sudah mengabdi di perusahaan, tampaknya tiada maaf dari pihak perusahaan bagi karyawan PT Bridgestone yang satu ini.

Hanya gara - gara getah lump seharga Rp93.500, masalahnya sampai kepada pihak yang berwajib. Terdakwa Tumorang Parulian Sinurat (31), hanya pasrah saat dituntut 1 tahun penjara, di PN Simalungun, Kamis (9/1/2020).

Menurut jaksa Barry, selaku karyawan PT Bridgestone yang bertugas menyadap getah (menderes,red), mengumpulkan dan menyetorkan getah ke stasiun latex, terdakwa tidak menyetorkan seluruh hasil getah.

Perbuatan itu dilakukan terdakwa, pada Senin, 9 September 2019, lalu.

Dua jerigen potong berwarna putih dan biru yang dibawa dengan sepeda motornya, dihentikan petugas security saat akan membawa getah ke agen kampung Sordang Raya. Petugas security, memeriksa jerigen biru berisi getah lump yang diakui milik perkebunan Bridgestone.

Rupanya, terdakwa Tumorang hanya menyetorkan getah yang ada di jerigen putih, dan yang lainnya akan dijual ke agen kampung. Akibatnya, terdakwa dipersalahkan melanggar pasal 374 KUH Pidana oleh jaksa Barry Sugiarto SH.

Warga Pondok Bah Sulung Nagori Dolok Maraja, Kecamatan Tapian Dolok ini, memohon kepada majelis hakim agar hukumannya diringankan. "Saya mohon agar dihukum seringan-ringannya yang mulia, saya menyesal, “katanya dan mengaku belum pernah dihukum.

Untuk pembacaan putusan, ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan SH, menunda persidangan hingga Selasa mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.