HETANEWS

Hakim Vonis Pemilik Sabu Jadi Pengguna di PN Siantar

Terdakwa berjalan beriringan bersama terdakwa lainnya menuju mobil tahanan. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Martin Tarigan (36), warga Huta Sidorejo, Desa Sitalasari, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, divonis sebagai pengguna sabu.

Dan dipersalahkan melanggar pasal 127 (1) UU RI No 35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

"Menjatuhkan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan,"ucap ketua majelis hakim, Danar Dono, didampingi dua hakim anggota, Simon CP Sitorus dan Hendrik SH, di PN Siantar, Rabu (8/1/2019).

Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU), Selamat Riyadi, menuntut terdakwa, pidana penjara selama 4 tahun, denda Rp800 juta subsider 6 bulan penjara.

Menurut jaksa, terdakwa telah terbukti memiliki sepaket sabu seberat 0,09 gram, dan dipersalahkan melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum, memiliki narkotika golongan satu bukan tanaman.

Karena saat ditangkap Satres Narkoba Polresta Siantar, pada Kamis, 29 Agustus 2019, lalu, terdakwa baru saja membeli sepaket sabu seharga Rp.100 ribu dari seseorang, di jalan Serdang, Kelurahan Banjar. Usai menerima sabu, terdakwa menunggu angkutan umum, di depan RS Vita Insani, di jalan Merdeka dan ditangkap.

Polisi menyita sepaket sabu tanpa alat hisap. Tapi hakim berpendapat lain, karena sabu yang baru dibeli terdakwa akan digunakan.

Atas putusan tersebut, terdakwa Martin, didampingi pengacara, Erwin Sidagambir dari Posbakum PN Siantar, menyatakan terima, sedangkan jaksa menyatakan pikir-pikir.

Penulis: ay. Editor: gun.