Siantar, hetanews.com - Berdasarkan informasi yang diterima hetanews, hari ini, Senin (08/01/2020) DPRD Siantar melakukan rapat secara internal, dan menjadi topik pembahasannya adalah pengajuan hak interpelasi DPRD kepada Walikota terkait beberapa masalah yang terjadi di Kota Siantar, hal ini menjadi menarik sebab sebelumnya DPRD hanya melontarkan wacana saja.

Adapun alasan dari DPRD mengajukan hak interplasi adalah dengan alasan beberapa kebijakan yang dianggap meresahkan seperti pengangkatan Lurah yang tidak sesuai dengan disiplin ilmu, proses pencopotan Sekertaris Daerah Kota Siantar, masih adanya Plt (Pelaksana Tugas) di OPD Kota Siantar.

Penggunaan Lapangan H Adam Malik dan Lokasi GOR yang tidak sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 1989, Gagalnya penetapan terhadap Perda P-APBD Tahun 2018, Penghapusan Prasasti Merah Putih pertama kali dikibarkan, keberadaan tugu sangnaualuh yang tidak ada tindak lanjutnya, adanya temuan BPK Provinsi Sumut sebesar Rp 46 Miliyard yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Baca juga: Pelantikan Pejabat Pemko: Molor Hingga Tertutup

Terkait informasi ini kemudian hetanews menanyakan kebenarannya terhadap beberapa anggota DPRD Siantar yang dikabarkan mengikuti rapat tersebut, awalnya hetanews menanyakan kepada Denny Siahaan, ia membenarkan informasi tersebut. "Iya memang tadi ada rapat,"katanya.

Ditanya apakah rapat tersebut membahas pengajuan hak interplasi DPRD Siantar kepada Walikota, Denny membenarkan hal tersebut. "Iya memang tadi pembicaraannya kesana,"sebutnya.

Tak puas, hetanews kembali menanyakan kepada anggota DPRD liannya, Netty Sianturi, Ketua Fraksi Gerindra ini juga membenarkan informasi tersebut. "Iya memang tadi kita ada rapat,"ucapnya singkat.

Ditanya apa yang dibicarakan dalam rapat tersebut, apakah membahas pengajuan Hak Interplasi DPRD terhadap Walikota, Netty juga membenarkan hal tersebut. "Iya, memang,"sebutnya.

Dari Informasi yang dihimpun oleh hetanews beberapa Fraksi mengikuti rapat tersebut, dan dari Foto yang didapat oleh hetanews tampak Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi Hanura, Fraksi Gerindra, dan Fraksi PAN Persatuan Indonesia dan terdiri dari sekitar 13 anggota DPRD Siantar dan dua diantarnya 2 Wakil Ketua DPRD Siantar yakni Mangatas Silalahi dan Ronal Tampubolon

Baca juga: Dianggap Tak Perdulikan Permasalahan PDPHJ, Komisi II Ajukan Hak Interplasi Kepada Walikota