HETANEWS.COM

Pelaku Pembunuhan Hakim Jamaluddin Diamankan, Pengamat: Bisa Dijerat Pasal 340 KUHP Ancaman Mati

Hakim PN Medan, Jamaluddin. Foto: Istimewa

Medan, hetanews.com - Kasus kematian hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin (55), menemui titik terang.Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, diduga tiga orang terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Jamaluddin.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan bahwa terduga otak pembunuhan tersebut adalah istri Hakim Jamaluddin, yakni Zuraida Hanum."Ada tiga pelaku, yang pertama istri korban, sama dua orang suruhannya.

Istri korban inisial ZH, suruhannya JB dan R," ujar Argo di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (7/1/2020).Terkait peristiwa pembunuhan Hakim Jamaluddin, Dirut LBH Medan Ismail Lubis mengatakan, polisi harus lekas mengungkap motif pembunuhan itu supaya tidak muncul spekulasi dan kesimpangsiuran informasi di publik.

"Paling penting penanganan kasus ini dilakukan secara cermat dan profesional dan juga tetap menjunjung tinggi hak asasi para pelaku dan juga keluarga korban," jelasnya melalui WhatsApp.Menurut Ismail Lubis, pembunuhan Hakim Jamaluddin diduga dilakukan secara terencana."Melihat kronologi kejadiannya, kuat dugaan kan ini dibunuh dengan terlebih dahulu direncanakan ya.

Makanya kepolisian harus jeli melihat siapa yang merencanakan pembunuhan dan siapa yang melakukannya (eksekutornya)," ungkapnya.“Jika benar pembunuhan berencana, pelaku bisa dijerat Pasal 340 KUHP dengan pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati,” imbuhnya.

"Namun itu semua harus dilihat dengan cermat oleh pihak kepolisian atau jangan-jangan, memang rencananya bukan dibunuh, tapi hanya dianiaya tapi tiba-tiba korban meninggal, kan segala kemungkinan bisa terjadi. Makanya pihak kepolisian harus segera menyampaikan ke publik tentang hasil penyidikannya," pungkasnya.

Prarekonstruksi

Sementara itu, penyidik Polrestabes Medan telah menggelar prarekonstruksi perkara pembunuhan Hakim Jamaluddin di rumahnya, Jalan Aswad, Perumahan Royal Monaco, Blok B No 22, Medan, Selasa (7/1/2020).

Dalam kasus pembunuhan ini, polisi mengamankan tiga orang tersangka. Satu di antaranya adalah istri hakim Jamaluddin, Zuraida Hanum, yang disebut-sebut sebagai otak pembunuhan hakim asal Aceh tersebut. Sedangkan dua pelaku lainnya adalah eksekutor yang disewa Zuraida Hanum.

Polisi membawa dua eksekutor berinisial JB dan R dalam prarekonstruksi tersebut.SR, keluarga Hakim Jamaluddin, mengaku melihat langsung seluruh adegan yang diperagakan kedua eksekutor.Ia menyebutkan terdapat 27 adegan yang diperagakan oleh eksekutor pembunuhan hakim PN Medan tersebut.

SR mengungkapkan, bahwa Hakim Jamaluddin dihabisi di lantai dua rumahnya."Rekonstruksi orang dua (pelaku) itu tadi, kami lihatnya di atas tadi, dibunuhnya di atas. Yang di luar aja kami lihat, di atas tidak dapat dilihat. Jadi total ada 27 adegan, dimana mayatnya diganti sama polisi," bebernya.

Hakim Jamaluddin dibekap mengggunakan sprei tempat tidur. "Yang diambil serbetnya tadi itu untuk membunuh Pak Jamal, dibekap di lehernya pakai kain biar tidak bisa teriak," ujarnya.Lebih lanjut SR menyebutkan peran dari Zuraida Hanum dalam prarekonstruksi tersebut adalah membukakan pintu gerbang rumah dan pintu mobil.

"Waktu ditanya sama JB sama R, siapa yang buka pintu, mereka jawab Hanum, yang buka pintu mobil. Jadi Zuraida Hanum yang buka pintu rumah dan pintu mobil," tambahnya.SR menambahkan, Zuraida Hanum ternyata juga ke lokasi saat polisi menggelar prarekonstruksi.

 "Istrinya (Zuraida) di dalam mobil tidak turun, dia takut karena ada kami. Kita memang lihat di dalam mobil," tutur SR saat ditemui di depan rumah Hakim Jamaluddin, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Keluarga Jamaluddin Minta Pelaku Pembunuhan Termasuk Istri Korban Zuraida Hanum Dijerat Hukuman Mati

Sumber: tribunnews.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan