HETANEWS.COM

Hakim PN Simalungun Ringankan Vonis 3 Kurir Sabu

Ketiga terdakwa berjalan beriringan meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim, pimpinan Novarina Manurung SH, menjatuhkan pidana lebih ringan 1 tahun terhadap terdakwa M Sofian als Pian (22) dan terdakwa Subbana als Robbana als Bana (24), menjadi 4 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara.

Putusan itu, dibacakan dalam persidangan, Selasa (7/1/2020), di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun. Sebelumnya, kedua terdakwa, warga Perumnas Batu VI itu, masing - masing dituntut 5 tahun penjara dan denda yang sama dengan putusan hakim.

Keduanya terbukti membeli sabu dari Rama (DPO), melalui kurirnya, terdakwa Bima Fahriza (20), pada Kamis (25/7/2019), lalu.

Terdakwa Bima, divonis 5 tahun penjara, denda Rp1 Milyar subsider 6 bulan penjara. Dan sebelumnya dituntut 6 tahun penjara dan denda yang sama. Terdakwa Bima, dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 112 (2) Jo pasal 132 UU RI No.35/2009 tentang narkotika.

Pian dan Bana membeli sabu atas  pesanan Heri Kiswanto (DPO) seharga Rp300 ribu, dan dinyatakan bersalah melanggar pasal 112 (1) Jo pasal 132 (1) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum memiliki narkotika.

Saat akan mengantarkan sabu pesanan Heri, di jalan Farel Pasaribu, keduanya ditangkap saksi, M Yunus, Marudut Nababan, Donal Tobing dan Sandro Purba. Kedua terdakwa diamankan bersama barang bukti sabu seberat 0,13 gram (bruto).

Atas putusan tersebut, ketiga terdakwa Pian, Bana, dan Bima, didampingi pengacaranya, Kariadi, menyatakan pikir-pikir. Demikian juga dengan jaksa Devica, menyatakan hal yang sama. "Pikir-pikir yang mulia, “katanya singkat.

Persidangan dibantu panitera pengganti, Marthin Sitorus SH MH, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!