HETANEWS

Keluarga Pemuda yang Tewas Tegantung di Pohon Cengkeh Belum Dapat Dihubungi

Kondisi mayat Arif Rifaldi saat di lokasi kejadian.

Siantar, hetanews.com - Korban gantung diri di pohon cengkeh, Arif Rifaldi (26), hingga kini belum dijemput oleh keluarganya dari RSUD Djasamen Saragih, tepatnya di ruang forensik, Selasa (7/1/2020), pukul 09.00 WIB.

"Jadi korban kita bawa kesini (RSUD) untuk penyelidikan lebih lanjut, kita juga sudah mengetahui alamat korban, namun hingga sekarang keluarga korban belum dapat dihubungi dan kita masih menunggu," ucap Kapolsek Panei Tongah, AKP Juni saat berada di ruang Forensik RSUD Djasamen Saragih.

Dalam pemberitaan sebelumnya, warga Huta Bombongan, Nagori Janggir Leto, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, digegerkan penemuan jasad seorang pria yang tergantung di pohon cengkeh milik warga.

Baca juga: Seorang Pemuda Warga Medan Denai Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Cengkeh

Jasad tersebut ditemukan pertama kali oleh warga, bernama Budiman Sidabutar (45) yang pada saat itu berada di lokasi ladang.

Setelah jenazah korban diturunkan, kemudian korban dibawa ke Puskesmas Panei Tongah untuk dilakukan visum luar yang ditangani oleh dr. Risma Sitorus.

Katanya, pada mayat tersebut ditemukan tanda - tanda gantung diri, berupa ditemukan air mani yang keluar dari kemaluan mayat tersebut, pucuk taik, dan lidah korban tergigit.

Dan seperti diketahui, korban berdomisili di Jalan Bromo Gang Setuju, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.

Penulis: res. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.