HETANEWS.COM

Pemkab Deliserdang Banting Harga, 44 Kendaraan Dinas Dilelang Rp200 Jutaan

Mobil-mobil yang menjadi aset Pemkab Deliserdang dan yang akan dilelang terparkir di kantor DPRD Deliserdang beberapa waktu lalu.

Deli serdang, hetanews.com - Pemkab Deliserdang kembali melakukan lelang puluhan unit kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat. Lelang sudah dua kali dilakukan namun tidak ada peminatnya.

Sama dengan yang sebelumnya, puluhan kendaraan tersebut masih dilelang dalam satu paket sehingga tidak diperkenankan mengambil satu-persatu kendaraan.

Informasi yang dikumpulkan di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Deliserdang, kendaraan yang dilelang itu ada yang roda empat dan ada yang roda dua. Jika sebelumnya ada 47 unit kendaraan yang dilelang kini totalnya hanya 44 unit kendaraan saja.

Total nilai limit yang ditawarkan pun turun drastis dari yang sebelumnya. Jika saat lelang pertama dibuka dengan harga Rp1,068 milyar dan yang kedua Rp 758 jutaan kini dibuka dengan harga Rp 292.841.590 saja.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Deliserdang, Agus Ginting menjelaskan pihaknya melakukan lelang dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Medan.

Untuk 44 unit kendaraan itu terdiri dari 16 unit kendaraan roda 4 dan satu unit kendaraan roda 2 kondisi kurang baik dan dalam bentuk scrab/besi tua (tidak dapat dibalik nama) sejumlah 27 unit terdiri dari 9 unit roda 4 dan 18 unit roda 2.

"Harga tawarannya bisa turun jauh dari yang sebelumnya karena memang sudah tidak diikutkan lagi tiga unit mobil Inova. Mobil Innova itu tidak jadi dilelang karena sudah dipakai oleh pegawai Dinas Perizinan dan Inspektorat. Siapa saja boleh ikut lelang ini, siapa yang berani paling tinggi nanti dia lah yang menjadi pemenangnya," kata Agus Ginting Selasa, (7/1/2019).

Kabid Aset Badan PKA, Safruddin Lubis menambahkan bahwa harga awal yang dibuka Pemkab itu adalah harga berdasarkan hitungan appraisal. Selain karena tiga unit mobil Inova tidak disertakan lagi, harganya bisa turun jauh karena juga ada penyusutan nilai barang. Ia optimis kalau dalam lelang yang ketiga ini akan ada peminatnya.

"Kalau ini kayaknya ada yang mau karena sudah banyak juga yang lihat-lihat barangnya di gudang. Kalau dulu peminatnya tidak ada sama sekali, enggak ada yang nengok. Innova enggak jadi dilelang karena sudah dimohonkan oleh Inspektorat dan Dinas Perizinan. Makanya dua unit sudah sama orang Inspektorat dan satu lagi sama Dinas Perizinan," kata Safruddin Lubis.

Dijelaskannya kalau dalam pelaksanaan lelang cara penawaran melalui closed bidding (dengan mengakses laman https://www.lelang.go.id). Adapun untuk uang jaminan sebesar Rp 60 juta. Tempat pembukaan penawaran di kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang Jln Negara nomor 1 Lubukpakam. Pelaksanaan penawaran lelang akan berakhir sampai 9 Januari 2020 pukul 11.00 WIB.

"Untuk pembukaan penawaran dan penetapan pemenang lelang Kamis ini juga. Baru untuk pelunasan harga lelang 5 hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Untuk kendaraan yang dalam kondisi scrap/tidak ada BPKP kami tidak menjamin pihak terkait dapat mengeluarkan BPKB baru. Kalau lokasi barang ada yang digudang di dinas maupun di beberapa Kecamatan," kata Safruddin.

Sumber: tribunmedan.com 

Editor: Suci Damanik.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan