HETANEWS

Di HUT nya yang ke 16, Pemkab Sergai Raih Rekor MURI Makan Nasi Ambengan Terbanyak

Serdang bedagai, hetanews.com - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali berhasil memecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kali ini, Rekor tersebut diraih bertepatan dengan Hari jadinya yang ke 16 tahun 2020 dengan menyelenggarakan makan nasi ambengan terbanyak, senin (6/1).

Pemecahan rekor MURI lewat kegiatan makan bersama nasi ambengan dengan tema “isi piringku” ini tercatat mencapai 12.156 peserta. Jumlah peserta ini bahkan melebihi target awal yang hanya 10.016 peserta, dengan angka 16 mewakili usia Kabupaten Sergai.

Penghargaan tersebut diserahkan perwakilan dari MURI,  Andre Purwantono kepada Bupati Sergai Ir H Soekirman di lapangan Replika Sultan Serdang Kelurahan Melati Kebun Kecamatan Pegajahan.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Sergai H Darma Wijaya, Ketua DPRD Sergai dr. Rizki Ramadhan Hasibuan, Mantan Gubernur Provinsi Sumut sekaligus mantan Bupati Sergai Ir H T Erry Nuradi, Ketua Komisi E DPRD Sumut Dimas Tri Adji, unsur Forkopimda, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, jajaran Kepala OPD, Camat, segenap ASN Pemkab Sergai, Tokoh Agama, Tokoh Budaya dan puluhan ribu tamu undangan lainnya.

Atas perolehan itu, Bupati Soekirman dalam sambutannya mengaku bersyukur atas rekor MURI yang diterima Kabupaten Sergai. Menurut Bupati Soekirman, rekor MURI ini merupakan kado berkesan yang diperoleh Kabupaten Sergai di hari jadinya yang ke 16.

“Alhamdulillah, rekor MURI ini merupakan kado istimewa buat Kabupaten Sergai di ulang tahunnya yang ke 16 tahun 2020,”ujar Soekirman.

Lebih lanjut disampaikan Soekirman, bahwa perayaan ulang tahun Kabupaten Sergai kali ini lebih menekankan budaya Kabupaten Sergai yang dikenal sebagai tanah religius daripada merayakannya dengan pesta pora. Hal itu bertujuan agar kegiatan tersebut lebih bermakna.

“Kegiatan tersebut tentu akan jauh lebih baik dengan memperbanyak istigfar, berzikir, mendengarkan tausiah dari Alim Ulama, Insya Allah kabupaten kita ini dijauhkan dari marabahaya, dari segala macam bala bencana,”ungkap Bupati.

Bupati juga berharap, di umurnya yang ke 16 tahun ini, Sergai dapat membuktikan sebagai Kabupaten yang menjunjung tinggi toleransi dan Bhinneka Tunggal Ika. Sebab, Pluralisme yang kita jaga di kabupaten ini tidak dapat tercapai tanpa adanya toleransi.

“Hari ini kita juga menggunakan pakaian tradisional Melayu Teluk Belanga mengingat Kabupaten ini kental dengan budaya Melayu sebagai tanah Sultan Serdang dan Pangeran Bedagai. Warna pakaian yang beraneka ragam juga jadi simbol betapa majemuknya masyarakat di kabupaten ini. Namun walau majemuk, tetap dapat menciptakan harmoni,” pungkasnya.

Sementara Wabup H Darma Wijaya dalam sambutannya berharap dalam momen bertambahnya usia Sergai, Kabupaten ini tetap dapat menjaga bahkan semakin meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat.

“Pengalaman dan kebijaksanaan akan ikut bertambah seiring menuanya usia. Semoga Sergai dapat selalu menjalankan pembangunan sesuai dengan visi unggul, inovatif dan berkelanjutan,”ucapnya.

Sedangkan Dr Ir H T Erry Nuradi, M.Si yang merupakan mantan Bupati Sergai (2005-2013) sekaligus Gubernur Sumatera Utara periode 2016-2018 dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukurnya atas pertambahan usia kabupaten pemekaran yang pernah ia pimpin ini.

“Semoga Kabupaten Sergai tetap dalam kondisi kondusif apalagi tahun ini akan menyambut tahun politik. Saya berharap sebagai kabupaten yang menjaga kekeluargaan sebagai pondasinya, masyarakat tetap merawat semangat persuadaraan,”ujarnya.

Disela-sela acara diadakan peluncuran situs e-commerce “hopeshop.id” yang dilaksanakan berbarengan dengan HUT ke-16 Kabupaten Sergai. Bupati Sergai Ir. H. Soekirman bersama unsur Forkopinda Sergai me-launching hopeshop.id sambil memutarkan video profil hopeshop.id yang ditayangkan di videotron.

Web hopeshop.id sendiri merupakan situs jual beli online yang digagas oleh Dinas Kominfo Sergai yang menampung komoditi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Berbagai macam dagangan mulai dari panganan sampai produk kerajinan tangan dapat diperoleh cukup lewat beberapa klik saja dan produk bisa diantar ke konsumen tanpa harus repot datang ke lapak fisik.

Sumber: sumut24.co 

Editor: suci.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.