HETANEWS

Menanti Pembuktian Terakhir 'Si Sombong' Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic kembali ke AC Milan. (Foto: Spada/LaPresse via AP)

Jakarta, hetanews.com - Zlatan tetaplah Zlatan. Dulu dan sekarang. Namun siapa bisa melawan waktu. Bisakah Zlatan brahimovic yang sombong menghadapinya di penghujung karier?

Siapa yang membantah Ibrahimovic adalah salah satu pemain terbaik saat ini? Ratusan gol dan belasan trofi sudah dipersembahkan pemain asal Swedia itu.

Rentetan prestasi itu kian lengkap dengan kesombongannya. Bak potongan ceri di atas kue tart, Ibrahimovic selalu ingin menyempurnakan dirinya sendiri.Hal-hal sombong apa, sih?

Ibrahimovic, selain gol, bisa dibilang banyak menghasilkan kalimat-kalimat ajaib dari mulutnya. Yang terbaru misalnya, pemain yang kerap mencetak gol-gol spektakuler itu berkata:

"Saya datang, saya lihat, saya taklukkan...Anda ingin Zlatan, saya berikan Anda Zlatan. Sama-sama. Kisahnya akan berlanjut. Sekarang silakan lanjut nonton baseball," selorohnya, saat mengumumkan kepergiannya dari Major League Soccer.

Bagi Ibrahimovic, tidak ada yang lebih besar darinya. No Zlatan No Party. Sebuah pengakuan yang memang sulit dibantah, apalagi dari mulut seorang yang berhasil menyarangkan 500 gol lebih sepanjang kariernya di klub dan tim nasional.

Pernah berseragam Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan, Barcelona, Paris Saint-Germain, Manchester United, dan LA Galaxy, Ibrahimovic sedianya sudah memberi bukti, kan? Berbagai liga top Eropa sudah dijajalnya.

Semua trofi juara juga sudah diraih. Juara di Eredivisie Belanda, Scudetto Italia, juara Liga Spanyol dan Liga Prancis. Hanya Liga Inggris dan Liga Champions saja yang belum dimenangi.

Tapi, tidak ada pemain yang sempurna, kan?Tapi begitulah Ibrahimovic, meski tidak sempurna-sempurna amat, ia tetap ingin dipandang sempurna. Bahkan di saat-saat terakhir kariernya, pemain berpostur 1,95 meter itu tetap berdiri tegak di atas kata-kata ajaibnya.

Zlatan Ibrahimovic mengangkat trofi juara Community Shield bersama MU. Foto: Ben Hoskins/Getty Images

Tengok saja ketika berkostum Manchester United. Di tengah pasang surut prestasi, The Red Devils masih bisa memenangkan Liga Europa berkat keberadaan Ibrahimovic. Saat ia pergi, Ibrahimovic pun kembali menyombongkan dirinya.

"Aku bisa dengan mudah bermain di Premier League, jika United membutuhkanku, aku di sini. Tapi aku punya Galaxy, jadi maaf ya," katanya, saat dirumorkan kembali ke Premier League musim ini.

Kembali ke AC Milan

Zlatan Ibrahimovic kembali ke AC Milan. Foto: Spada/LaPresse via AP

Di usia 38 tahun, Ibrahimovic masih berusaha menyempurnakan kariernya. Kini ia kembali ke AC Milan, yang pernah dibelanya pada 2011-2012.Milan pun merasakan betul tuah Ibrahimovic. Terakhir kali dibela Ibrahimovic, Rossoneri mampu juara Liga Italia. Namun usai ditinggal, terpuruk lagi mereka. Kini, Ibrahimovic datang lagi ke Italia, dan berusaha menyelamatkan Milan.

Di musim 2020, anak asuh Stefano Pioli masih tertahan di peringkat ke-12 klasemen Liga Italia dengan 21 poin, terpaut 21 angka dari Inter Milan dan Juventus yang berada di dua posisi teratas.Dengan kemampuannya, dan kata-kata ajaibnya, Milan diharapkan bisa ikutan terangkat posisinya. Debutnya pun diprediksi terjadi saat menjamu Sampdoria di San Siro, Senin (6/1/2020).

Bersama Milan, Ibrahimovic juga disinyalir akan menutup kariernya. Agennya, Mino Raiola, berujar bahwa pesta perpisahannya bisa saja digelar di San Siro.Dengan demikian, Ibrahimovic tinggal punya kesempatan sekali lagi untuk membuktikan siapa dirinya dan kata-katanya selama ini. Di pundaknya, beban klub coba ia tanggung sekali lagi di penghujung kariernya.

Sumber: detik.com

Editor: tom.