HETANEWS.COM

Toko Roti Ganda Jalan Kartini Dibobol Maling, Uang Rp 50 Juta Lenyap dari Brankas

Manager Toko Roti Ganda, Andre. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Tiga orang pelaku berhasil membobol dan membawa kabur uang sebesar Rp 50 juta dari Toko Roti Ganda yang berada di Jalan Kartini, Kelurahan Banten, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar.

Tidak mau kehilangan uang hasil penjualan roti tersebut, manager toko Roti Ganda, Andre, membuat laporan ke Polres Siantar, Senin (30/12/2019), pukul 14.00 WIB.

Menurut keterangan Andre, hilangnya uang itu diketahui pihaknya saat salah satu kasir, bernama Miya, naik ke lantai dua untuk mengambil uang.

"Kejadiannya itu hari Minggu, tanggal 29 Desember 2019, pukul 03.00 WIB. Namun ketahuan berangkas terbuka saat seorang pekerja kasir, bernama Miya naik ke lantai dua untuk mengambil sesuatu. Dan sewaktu dirinya di lantai dua, Miya melihat brankas dalam kondisi terbuka,"ucap warga Tomuan ini, ketika berada di lantai dua toko Roti Ganda.

Karena brankas uang tersebut sudah terbuka, Miya menghubungi Andre untuk menanyakan keberadaan uang yang ada didalam brankas.

"Jadi saat uang itu sudah tidak ada lagi di brangkas, dan Miya menghubungi saya dengan menanyakan "Ko, koko bawak uang yang diberangkas?" Lalu saya bilang "Tidak ada saya bawak uang". Kebetulan saya pada saat itu sedang di Gereja dan langsung pergi ke toko," ujarnya kepada beberapa awak media.

Ketika disinggung dari mana para pelaku bisa masuk kedalam toko Roti Ganda? Andre menyatakan, kalau mereka (pelaku,red) masuk lewat samping, dengan menaiki dinding dan merusak jendela toko.

"Mereka itu (pelaku) awalnya duduk - duduk di depan toko roti dan itu kita ketahui, setelah kita meminta rekaman CCTV dari Liga Cofee. Kemudian mereka bertiga jalan masuk kedalam gang samping toko ini. Dan memanjat dinding, dan setelah naik ke atas, mereka langsung merusak jendela toko dan masuk dalam," ungkapnya.

Lanjutnya, tapi yang masuk kedalam itu hanya dua orang saja, sedangkan yang satu orang lagi memantau di bawah. Kedua pelaku itu juga merusak CCTV yang berada di lantai dua, sehingga mereka leluasa mencari kunci yang saya simpan didalam buku laci kerja saya, tambahnya.

Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, melalui Kasubag Humas, Iptu Rusdi Ahya, membenarkan kejadian tersbut.

"Sudah kita terima laporannya dan personil juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di toko Roti Ganda. Dan untuk pelaku, belum kita ketahui identitasnya, namun setelah kita melihat CCTV, pelaku berkisar tiga orang," ungkapnya.

Penulis: res. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan