HETANEWS

Wali Kota Tebing Tinggi: “Yang Membuat Manusia Rusak Adalah Penyakit Hati"

Foto bersama usai menyerahkan bantuan beras kepada warga kurang mampu. (foto/wh)

Tebing Tinggi, hetanews.com - Yang membuat manusia rusak adalah penyakit hati, bukan karena lever yang bisa diobati dokter, tetapi penyakit hati yang tidak baik, dengki, iri, dan sirik. Obatnya hanya satu yakni agama, karena kita terlalu mudah untuk berbicara tetapi sulit untuk mengerjakannya atau mengimplemtasikannya.

Hal itu disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi, H Umar Zunaidi Hasibuan, dalam perayaan Natal Oikumene dan menyambut Tahun Baru 2020 Kota Tebing Tinggi, Minggu (29/12/2019), di Lapangan Merdeka yang dihadiri unsur FKPD dan Ketua DPRD, Basyaruddin Nasution serta ribuan umat Kristen.

Disampaikan Wali Kota, sejak awal malam misa Natal, Gereja-gereja di Tebing Tinggi penuh dengan umat kristiani yang mengikutinya dan semua berjalan lancar dan damai sesuai harapan.

Meskipun diketahui dalam misa tersebut adalah kelompok Parsadaan Martimiang Setahun Sahali (PMSS), setidaknya mereka masih mengingat Tuhan, sembari pulang kampung ke Tebing Tinggi, katanya.

“Yang tidak kita inginkan, orang yang tidak ingat dengan Tuhan, dirinya merasa hebat, paling super, sombong dengan ilmunya, kekayaannya. Padahal itu tidak ada apa-apanya. Di mata Tuhan, hanya seperti secuil debu, dan merupakan titipan Tuhan, “katanya lagi.

Mari hindari perpecahan, pertikaian, saling hujat, dan menyebarkan fitnah. Kita satukan tekad membangun Tebing Tinggi, nusa dan bangsa kedepan lebih baik lagi, ajaknya.

Perayaan Natal Oikumene  Tebing Tinggi juga diisi dengan pemebrian santunan beras kepada warga kurang mampu, dan dilanjutkan dengan acara ibadah dengan pengkotbah Romo Constantius Eka Wahyu.

Penulis: wh. Editor: gun.