HETANEWS

Kisah Sedih Perempuan Muslim Uighur, Disiksa hingga Dibui Tanpa Kejelasan

Jakarta, hetanews.com - Komikus Jepang, Tomomi Shimizu, menjadi pembicaraan internasional setelah membuat manga soal penderitaan muslim Uighur.

Lewat karya komiknya, ia membuka mata masyarakat dunia tentang apa yang sebenarnya terjadi kepada para muslim Uighur yang ada di Xinjiang, China.

Shimizu mengatakan manganya terinspirasi dari seorang perempuan muslim Uighur yang kini tinggal di China. Awalnya ia merekam rekaman video yang direkam perempuan bernama Mihrigul Tursun.

Tursun ditahan oleh otoritas China meski tidak pernah melakukan kejahatan. Ia dipisahkan dari anak kembar tiga yang berusia 45 hari lalu disiksa dengan tongkat listrik.

Perempuan itu dibebaskan bersyarat setelah anak kembar tiganya meninggal dunia. Lalu ia dipenjara lagi sampai ketiga kalinya.

Kemudian perempuan muslim Uighur itu bertanya apa kesalahannya sampai di penjara. Si sipir penjara mengatakan, "Itu karena Anda seorang Uighur."

Manga online itu pun diunggah secara online di akun Twitter sejak 31 Agustus. Pesan-pesan dukungan pada karya Shimizu pun mengalir deras.

"Manga buatan Shimizu telah memainkan peran tak ternilai untuk membuat dunia tahu apa yang terjadi di Uighur," ungkap Ketua Asosiasi Uighur Jepang, Ilham Mahmut.

sumber: detik.com

Editor: sella.