Simalungun, hetanews.com - Proyek jembatan, sebagai penyambung jalan alternatif lintas kabupaten itu, nampaknya tak akan bisa kejar target. Hal itu sesuai pantauan wartawan, Sabtu (21/12/2019), sekira pukul 11.45 WIB.

Padahal sebelumnya, Anwar, selaku penanggung jawab proyek di lapangan yang berhasil ditemui awak media ini, beberapa waktu lalu, sempat mengatakan, pihaknya  telah menargetkan pengerjaannya selesai, pada akhir November atau Desember 2019, paling lambat.

Plank proyek.

Pengerjaan proyek jembatan dimaksud sudah harus rampung. Akan tetapi sayangnya saat alat berat, truk molen yang berencana  melakukan pengecoran di lokasi proyek, dikatakan Anwar, pihaknya mendapat hambatan oleh sejumlah warga dengan alasan tidak jelas.

Sejumlah  warga dimaksud, melarang truk bermuatan coran tersebut melintas di wilayah jalan warga dengan alasan takut rusak, sehingga penanggung jawab lapangan proyek jembatan itu, akhirnya menunda kembali pelaksanaan pengecoran dinding proyek  jembatan dimaksud dan pihak akan melakukan negosiasi terlebih dulu dengan warga setempat.

Akan tetapi, truk coran terpasak disuruh kembali dengan alasan sayang nanti matrial corannya mengeras, pungkasnya.