HETANEWS.COM

Kompak Konsumsi Sabu, Pasangan Suami Istri Dituntut 4,5 Tahun Penjara dan Denda Rp 800 Juta

Pasangan suami istri (pasutri) pemakai sabu dituntut 4 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Risnawati Ginting di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (20/12/2019). Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk

Medan, hetanews.com - Pasangan suami istri (pasutri) pemakai sabu dituntut 4 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Risnawati Ginting di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (20/12/2019).

Pasangan suami istri itu adalah, Jonathan Saragih (29) dan Elita Sari Be Tarigan (25) warga Jalan Pasar III Gang Saudara, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.

"Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Jonathan Saragih dan terdakwa Elita Sari masing-masing dengan hukuman 4 tahun dan 6 bulan penjara," ungka JPU Rismawati Ginting dihadapan Majelis Hakim yang diketuai Jarihat Simarmata.

Selain hukuman penjara, Jaksa juga membebankan kedua terdakwa membayar denda Rp 800 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan hukuman 6 bulan penjara.

"Keduanya terbukti melanggar pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Yakni percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu-sabu," tuturnya.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim memberikan waktu kepada kedua terdakwa untuk menyiapkan pembelaan (pledoi). Keduanya di kursi pesakitan tampak kompak membaca surat dakwaan yang diberikan Jaksa. Keduanya saling melirik satu dengan yang lain ketika dituntut. Mengutip dakwaan JPU Risnawati, pasutri itu ditangkap pada Senin (22/7/2019) seusai membeli sabu di Kampung Durian, Kota Medan.

"Setelah membeli sabu seharga Rp 50 ribu, kedua terdakwa kembali ke hotel untuk menggunakan sabu kembali. Namun di pertengahan jalan sekitar pukul 23.00 WIB, tepatnya di Jalan Sutomo Ujung, becak motor yang ditumpangi kedua terdakwa diberhentikan petugas Polsek Medan Baru," kata Jaksa.

Terdakwa Jonathan langsung membuang 1 plastik klip yang berisi sabu ke jalan, namun perbuatan terdakwa dilihat para petugas dan langsung melakukan penggeledahan.

"Saat penggeledahan ditemukan 1 buah pipa kaca pyrex yang berisi sisa pakai narkotika jenis sabu-sabu, 2 buah mancis, 2 buah karet dodot, 1 buah jarum suntik, 5 buah pipet warna putih dari dalam tas kecil milik kedua terdakwa," pungkas JPU Risnawati. Selanjutnya kedua terdakwa (pasutri) beserta barang bukti dibawa ke Polsek Medan Baru untuk diproses lebih lanjut.

Sumber: tribunnews.com

Editor: tom.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan