HETANEWS.COM

Tes Urine Pejabat Pemko Siantar digelar Menjelang Natal

Siantar, Hetanews.com - Seluruh pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Pematangsiantar akan dites urine. Program tes urine ini dilaukam oleh Dinas Kesehatan selaku kuasa pengguna anggaran. 

Tes urine akan diikuti sebanyak 500 orang pegawai yang akan dilaksanakan, Senin 23 Desember 2019, pukul 08.00 WIB di Kantor Dinas Kesehatan, Jalan Sutomo Pematangsiantar. 

"Iya, kita harapkan selesai hari itu juga," kata Kadis Kesehatan ,dr Ronal Saragih dihubungi, Hetanews, Jumat (20/12/2019) sore.

Disinggung apa tujuan dilakukan tes urine dan bagaimana capaian dari program tes urine, dr Ronald enggan memberi keterangan.

"Tanya BNN, itu bukan saya, saya hanya memeriksa saja," ujarnya. 

Humas BNN Pematangsiantar, Joko Sirait, membenarkan adanya kegiatan tes urine bagi pejabat Pemko Pematangsiantar. 

Kata Joko, pihaknya mendorong Pemko Pematangsiantar supaya melaksanakan tes urine bagi pejabat di lingkungan pemerintahan. 

Disinggung penjadwalan tes urine dilakukan saat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Joko menerangkan penjadwalan merupakan kewenangan Dinas Kesehatan dan Kesbangpol.

BNN, sambung Joko, selalu mendorong Pemko Pematangsiantar melalui supaya pejabat di lingkungan Pemko Pematangsiantar dites urine. Terakhir pejabat Pemko dites urine pada Tahun 2017.

"Sebenarnya BNN yang dorong Dinas Kesehatan, Dinas kesehatan yang meng-cover anggaran dan kegiatannya," jelas Joko Sirait.

Kemudian ditanya, jika ada hasil tes urine ditemui positif Narkoba, menurut Joko itu akan dilakukan rehabilitasi. 

"Positif itu kan bukan tindak pidana, jadi gak bisa kita bawa ke jalur hukum. Jadi harus direhab lah," ungkapnya.

Menurutnya, jika ditemui pejabat positif terkena narkoba, kemungkinan akan diberikan sanksi disiplin kepegawaian oleh Dinas terkait.

"Mungkin nanti ada disiplin kepegawaian yang mengatur tentang sanksi itu. Dan itu merupakan kewenangan dari BKD," ucapnya.

Seperti yang diketahui, pelaksanaan tes urine ini merupakan program Dinas Kesehatan yang disetujui DPRD saat paripuna P APBD 2019, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang menggunakan Anggaran APBD 2019 diperkirakan mencapai Rp 200 Juta akan  digelar pada akhir tahun, yang dimana para pejabat mulai persiapan mudik.

Baca juga: Banyak Pejabat Pemprov Sultra Kabur saat Tes Urine BNNP, Hanya 50 Persen yang Ikut Pemeriksaan

Penulis: huget. Editor: edo.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan