HETANEWS.COM

Diduga Keracunan Makanan, 146 Warga Tinggi Raja Asahan Dilarikan Ke Puskesmas dan Rumah Sakit

Para korban saat diberi perawatan di IGD RSUD HAMS Kisaran

Asahan, hetanews.com - RSUD H. Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran kembali dipenuhi dengan banyaknya pasien yang diduga karena keracunan makanan secara masal, Kamis (19/12/2019).

Banyaknya korban dugaan keracunan makanan merupakan warga Desa Tinggi Raja, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan hingga mencapai sekitar 146 orang.

"Sampai saat ini laporan yang kita dapatkan dari Puskesmas Tinggi Raja, korban mencapai sekitar 146 orang. Namun hingga saat ini pasien yang dirawat di Puskesmas tinggi raja 14 orang dan di rumah sakit sebanyak 20 orang.

Untuk yang lainnya hanya dilakukan rawat jalan karena kondisinya sudah membaik," jelas Jhon Hardi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Asahan didampingi Nurdin Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan. Jhon juga menjelaskan bahwa diketahui adanya korban yang mengeluhkan sejak pukul 16.00 WIB.

"Dari mulai jam 4 sore lah kita ketahui adanya korban dan menurut informasi yang kita dapat, seluruh korban mulai merasakan sakit setelah makan nasi sajian Pilkades di Desa Tinggi Raja," sambung Jhon Hardi di RSUD HAMS Kisaran.

hon juga belum bisa memastikan sebab jatuhnya korban tersebut. "Kita masih belum bisa pastikan para korban ini kenapa, tetapi yang kita dapatkan dari laporan para korban mengalami ini semua setelah mengkonsumsi makanan dari Pilkades Tinggi Raja".

Adanya keluahan tersebutlah, pihak Pemkab Asahan melalui Dinas Kesehatan dengan cepat menangani para korban dengan memberikan perawatan di Puskesmas Tinggi Raja dan RSUD HAMS Kisaran.

"Untuk biaya perawatan korban di Puskesmas dan RSUD HAMS akan ditanggung oleh Pemkab Asahan, kemudian untuk korban yang dirawat di RSU Kartini Kisaran juga akan kita cek," tambahnya.

Salah satu korban saat diwawancarai mengaku sebelumnya telah mengkonsumsi makanan berupa nasi bungkus dari sajian saat adanya Pilkades yang dilaksanakan di Tinggi Raja. "Rasanya perut mual, terus muntah-muntah dan BAB nya gak normal," jelas salah satu korban di RSUD HAMS Kisaran.

Korban juga menjelaskan adanya makanan yang dikonsumsi dari penyediaan saat adanya Pilkades tersebut adalah berupa nasi dengan lauk telur, sayur berupa nangka muda dan daun ubi.

Sumber: gosumut.com

Editor: tom.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengaktivasi langganan!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengaktivasi langganan!