Siantar, hetanews.com - Kepala Dinas Perhubungan [Kadishub] Kota Pematangsiantar, Esron Sinaga, mengaku dana bagi hasil [DBH] telah diberikan melalui rekening Jukir. Ia menuding kordinator membodohi Jukir sehingga DBH tak diberikan. 

"Masalahnya dikasih tapi gak diambil mereka. Kan bodoh dia. Bagaimana hubungan dengan kordinator saya gak urus. Yang penting uang masuk ke rekening mereka," katanya, kepada sejumlah wartawan ditemui diruangannya Kamis (19/12/2019). 

Menurutnya, Dinas Perhubungan tidak peduli lagi dengan DBH yang sudah diturunkan ke Jukir. Bahkan, Esron membela anggota Kepala Bidang Perparkiran Moslen Sihotang. 

"Kabid saya mana bisa urus sampai situ. Apa saya ngontrol uang mereka itu. Kabid saya pun apa bisa ngontrol uang dia. Si bodoh-bodoh itu kan. Uang masuk ke rekening mu tapi bukan kau yang ambil duit. Kan bodoh itu," katanya dengan nada tinggi. 

Baca juga: Mengadu ke Walikota, Jukir Menangis Tak Ada yang Menerima

Kadis Perhubungan ini juga menyalahi para Jukir yang menyetor ke kordinator dengan angka yang tak resmi. Ia tetap menilai para jukir itu bodoh. 

"Seharusnya dia nyetor langsung ke kantor. Kenapa mau dia ke kordinator. Kan bisa langsung setor ke sini. Kan bodoh itu. Kordinator itu gak urusan saya. SK saya jelas. Yang saya hadapi itu Jukir," katanya.

Mengetahui itu, ia berencana akan melaporkan balik para Jukir ke polisi karena ada yang tidak menyetor pendapatan lebih satu bulan. 

Apalagi, kata dia, para Jukir tak mendapatkan DBH senilai Rp 1,1 Juta per bulan itu,k digelapkan oleh oknum yang mengaku kordinator. 

Masih kata Erson, dia juga menilai para Jukir itu dibodoh-bodohi oleh oknum yang mengaku sebagai kordinator, dan menegaskan tidak ada menerbitkan SK  untuk para kordinator di tiap-tiap titik parkir. 

Ia juga mengaku ada Jukir serap menggunakan kartu identitas resmi dari Dishub. Katanya, itu untuk menghindar dari razia polisi. 

"Jukir induk ini kasih jukir serap. Jadi, takut ditangkapi polisi diterbitkan kartu itu. Gitunya itu,"katanya. 

Ia mengaku Dinas Perhubungan Pematangsiantar memberikan dana bagi hasil (DBH) sesuai dengan Perwa Nomor 35 Tahun 2017 ke rekening Jukir. 

Baca juga: Mengadu ke DPRD: Jukir Dipecat, Pengutipan Parkir Oleh Preman